Binaartha Sekuritas: IHSG di Area Positif, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG pada perdagangan bursa saham hari ini, Selasa 26 September 2017 berpotensi menuju ke area level resistance di 5914 dan 5934.
Fajar Sidik | 26 September 2017 07:07 WIB
Pengunjung menggunakan ponselnya di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (28/8). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG pada perdagangan bursa saham hari ini, Selasa 26 September 2017 berpotensi menuju ke area level resistance di 5914 dan 5934.
M. Nafan Aji Gusta Utama, Analis Binaartha Sekuritas menjelaskan IHSG ditutup melemah 0.29% di level 5894.612 pada 25 September 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5879.008 dan 5863.405. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5914.150 dan 5933.689.

Berdasarkan indikator daily, meskipun Stochastic dan RSI masih berada di area netral, adapun MACD telah membentuk pola golden cross di area positif. Dengan demikian, IHSG berpotensi menuju ke area level resistance di 5914 dan 5934.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BDMN, Daily (5325) (RoE: 10.58%; PER: 12.41x; PBV: 1.31x; Beta: 1.65):* Saat ini, terdapat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 5275 – 5325, dengan target harga secara bertahap di level 5475 dan 5775. Support: 5275 & 5125.

*INDF, Daily (8625) (RoE: 9.96%; PER: 16.61x; PBV: 1.65x; Beta: 1.02):* Saat ini, harga bertahan di area garis tengah dari bollinger dan terdapat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 8525 – 8625, dengan target harga secara bertahap di level 8700 dan 8800. Support: 8400 & 8275.

*LSIP, Daily (1405) (RoE: 11.35%; PER: 10.51x; PBV: 1.20x; Beta: 0.18):* Terdapat beberapa pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 1390 – 1405, dengan target harga secara bertahap di level 1460 dan 1540. Support: 1360.

*SIMP, Daily (515) (RoE: 4.05%; PER: 11.24x; PBV: 0.46x; Beta: 0.73):* Saat ini, harga bertahan di area garis tengah dari bollinger dan terdapat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Accumulative Buy” pada area level 505 - 515, dengan target harga secara bertahap di level 530, 545 dan 570. Support: 490.

*TLKM, Daily (4650) (RoE: 22.40%; PER: 19.32x; PBV: 4.33x; Beta: 0.9):* Saat ini, terdapat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 4610 – 4640, dengan target harga secara bertahap di level 4730, 4820 dan 4970. Support: 4520.

*WTON, Daily (565) (RoE: 10.49%; PER: 18.11x; PBV: 1.90x; Beta: 2):* Saat ini, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 555 - 565, dengan target harga secara bertahap di level 600 dan 700. Support: 555 &15.

(Disclaimer on)

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top