Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANGUN BANDARA KEDIRI: Gudang Garam (GGRM) Beli Lahan Rp845,31 Miliar

PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) membeli tanah seluas 2,68 juta meter persegi dengan nilai Rp845,31 miliar untuk mengembangkan bandara terpadu di Kediri, Jawa Timur.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 03 Agustus 2017  |  16:29 WIB
Warga melintas di depan kantor pusat pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/8). - Antara/Prasetia Fauzani
Warga melintas di depan kantor pusat pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/8). - Antara/Prasetia Fauzani

Bisnis.com, JAKARTA – PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) membeli tanah seluas 2,68 juta meter persegi dengan nilai Rp845,31 miliar untuk mengembangkan bandara terpadu di Kediri, Jawa Timur.

Anak usaha dengan kepemilikan 99,99% PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yakni PT Surya Dhoho Investama (SDHI) melakukan pembelian tanah dari perusahaan terafiliiasi yakni PT Bukit Dhoho Indah (BDI).

Direktur GGRM Istata T. Siddharta mengungkapkan, nilai transaksi pembelian tanah tersebut Rp845,313 miliar di mana nilai transaksi itu berdasarkan lembaga penilai KJPP Rengganis, Hamid & Rekan.

Adapun objek tanah dengan luas 2,68 meter persegi yang berlokasi di empat desa di Kabupaten Kediri, yakni Desa Bulusari di Kecamatan Tarokan, Desa Grogol di Kecamatan Grogol, Desa Jatirejo dan Desa Tiron di Kecamatan Banyakan.

“Pembelian tanah dimaksudkan untuk mendukung rencana investasi GGRM untuk mengembangkan bandar udara terpadu di daerah Kediri, Jawa Timur,” tulisnya dalam keterbukaan informasi, Kamis (3/8/2017).

Dia menambahkan, pembangunan bandara ini merupakan bentuk pengembangan usaha dan kontribusi segenap stakeholder GGRM dan bentuk partisipasi dalam rangka mempercepat pembangunan daerah Kediri dan sekitarnya yang diharapkan dapat memacu pengembangan Provinsi Jawa Timur dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Agar GGRM dapat mengendalikan investasi dan pengembangan bandara udara secara langsung tanpa mengganggu kegiatan usaha utama GGRM, investasi dan pengembangan bandar udara akan dilakukan GGRM melalui SDHI,” tulisnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspansi usaha
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top