Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

KURS RUPIAH 27 JULI: Pukul 15.53 WIB: Spot Ditutup Menguat 20 Poin ke 13.318

Bagaimana pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini, Kamis 27 Juli 2017. Simak laporannya secara Live di Bisnis.com.
Aprianto & Renat Sofie
Aprianto & Renat Sofie - Bisnis.com 27 Juli 2017  |  16:12 WIB
KURS RUPIAH 27 JULI: Pukul 15.53 WIB: Spot Ditutup Menguat 20 Poin ke 13.318
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan nilai tukar rupiah berakhir melemah pada perdagangan hari kedua berturut-turut, Rabu (26/7/2017), seiring dengan depresiasi mayoritas mata uang lainnya di Asia akibat terbebani penguatan dolar AS.

Rupiah ditutup melemah 0,08% atau 11 poin di Rp13.338 per dolar AS, setelah dibuka dengan pelemahan 0,06% atau 8 poin di posisi 13.335. Sepanjang perdagangan Rabu, rupiah bergerak di kisaran Rp13.325 – Rp13.343 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu bersama dengan mayoritas mata uang lainnya di Asia. Won Korea Selatan memimpin pelemahan kurs Asia hari ini dengan 0,58%, diikuti oleh peso Filipina sebesar 0,18% dan dolar Singapura yang terdepresiasi 0,1%.

Won melemah bersama dengan mayoritas mata uang Asia lainnya akibat terbebani oleh rebound dolar AS pekan ini, di tengah penantian investor akan keputusan pertemuan kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve (FOMC).

“Sepertinya terdapat sejumlah pelaku pasar yang melepaskan posisi penjualan dolar menjelang rilis keputusan FOMC, sehingga membebani mata uang regional,” ujar Koji Fukaya, chief executive officer FPG Securities, seperti dikutip dari Bloomberg.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau menguat 0,15% atau 0,143 poin ke 94,197 pada Rabu sore pukul 16.52 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan kenaikan tipis 0,04% atau 0,040 poin di level 94,094, setelah pada perdagangan Selasa berakhir menguat 0,08% di posisi 94,054.

Dolar AS menguat setelah Senat AS mengeluarkan sebuah mosi untuk melanjutkan pencabutan Undang-Undang Layanan Kesehatan yang sedang diupayakan oleh Trump dan Partai Republik.

Analis strategi mata uang Scotia Capital, Shaun Osborne, mengatakan pasar juga mulai mendapat dorongan menjelang pengumuman dari Federal Reserve pada akhir pertemuan kebijakan Rabu hari ini

The Fed memulai pertemuannya hari Selasa dan diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneternya saat ini. “Namun, investor akan mencari prospek pemangkasan kepemilikan obligasi senilai US$4,5 triliun,” kata Eric Nelson, analis mata uang di Wells Fargo, seperti dikutip dari Reuters.

Bagaimana pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini, Kamis 27 Juli 2017. Simak laporannya secara Live di Bisnis.com.

17:13 WIB

Pukul 15.53 WIB: Spot Ditutup Menguat 20 Poin ke 13.318

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 20 poin atau 0,15% ke Rp13.318 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (27/7/2017).

15:40 WIB

Pukul 15.24 WIB: Spot Menguat 17 Poin ke 13.321

Nilai tukar rupiah menguat 17 poin atau 0,13% ke Rp13.321 per dolar AS seiring pergerakan IHSG menjelang penutupan perdagangan hari ini, Kamis (27/7/2017).

14:03 WIB

Pukul 13.58 WIB: Spot Menguat 18 Poin ke 13.320

Nilai tukar rupiah menguat 18 poin atau 0,13% ke Rp13.320 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada awal sesi II perdagangan hari ini, Kamis 27/7/2017).

12:06 WIB

Pk 12.00 WIB: Spot Menguat 27 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 27 poin atau 0,20% ke level Rp13.311 per dolar AS.

09:00 WIB

Pk 8.55 WIB: Spot Menguat 23 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 23 poin atau 0,17% ke level Rp13.315 per dolar AS.

08:01 WIB

Pk 8.00 WIB: Spot Dibuka Menguat 25 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 25 poin aatau 0,19% ke level Rp13.313 per dolar AS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rupiah dolar
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top