BURSA SAHAM 15 MEI: IHSG Mixed Menguat di Awal Dagang

IHSG hari ini dibuka dengan penguatan 0,26% atau 14,59 poin di level 5.689,80 dan naik 0,22% atau 12,32 poin ke level 5.687,54 pada pukul 09.11 WIB.
Renat Sofie Andriani | 15 Mei 2017 09:37 WIB
Pialang berjalan di Gedung Bursa Efek Indonesia. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA– Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Senin (15/5/2017).

IHSG hari ini dibuka dengan penguatan 0,26% atau 14,59 poin di level 5.689,80 dan naik 0,22% atau 12,32 poin ke level 5.687,54 pada pukul 09.11 WIB.

Pada perdagangan Jumat (12/5), IHSG ditutup rebound 0,39% atau 22,21 poin di level 5.675,22, mengakhiri pelemahan selama dua hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Sebanyak 97 saham bergerak menguat, 26 saham bergerak melemah, dan 423 saham stagnan dari 546 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama dari sektor tambang (+0,60%) dan finansial (+0,54%).

Adapun sektor aneka industri dan infrastruktur masing-masing turun 0,19% dan 0,12%.

Di bursa regional, indeks FTSE Straits Time Singapura pagi ini naik 0,47%, indeks FTSE KLCI Malaysia turun 0,15%, sedangkan indeks PSEi Filipina turun tipis 0,04%.

Reliance Securities memprediksi pergerakan IHSG akan cenderung bergerak mixed diawal pekan pada kisaran 5.580-5.720.

Analis Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG berhasil kembali bertahan pada support MA25 setelah menyentuhnya pada pergerakan di hari Rabu lalu. Rentan IHSG cukup sempit dengan pergerakan yang cenderung terkonsolidasi. Momentum dari beberapa indikator masih memberikan signal bearish.

IHSG rebound dengan ditutup naik 22.2 poin sebesar 0.39% dilevel 5675.22 pasca pelemahan 2 hari dari level tertinggi. Perkiraan naiknya ekspor yang cukup tinggi pada April 2017 menurut survey menjadi trigger positif pada pergerakan diakhir pekan. Ekspor diperkirakan naik 22.45% dari 23.55%. Investor asing kembali tercatat net buy 1,18 triliun rupiah sehingga total capital inflow pada pekan ini sebesar 4,26 triliun rupiah.

Di akhir pekan, bursa Eropa dibuka menguat seiring optimisme yang diterima investor dari data PDB German yang naik 0.6% dari 0.4% secara kuartal serta pertumbuhan industrial production di Eropa yang naik 1.9% dari 1.4%.

Bursa Asia ditutup bervariasi di akhir pekan. Bursa Jepang terkoreksi sedangkan bursa di Tiongkok Shanghai menguat. Rebound aset haven yang menyebabkan penguatan yen menumbuhkan aksi jual investor pada ekuitas Jepang. Data PDB Tiongkok yang tumbuh di atas ekspektasi secara tahunan di level 4.3% dari 3.2% di periode sebelumnya menjadi faktor utama penguatan.

Sentimen selanjutnya di awal pekan akan ramai dengan data penjualan ritel, FDI dan industrial production di Tiongkok. Beberapa data tingkat inflasi dan PDB dinegara-negara Eropa. Dimana data tersebut diekspektasikan cukup konservatif.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 naik 0,28% atau 1,43 poin ke 503,81 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka dengan penguatan 0,43% atau 2,16 poin di posisi 504,55.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau menguat 0,09% atau 12 poin ke Rp13.318 per dolar AS pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka dengan penguatan 0,08% atau 10 poin di posisi 13.320.

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BBRI

+1,60%

BBCA

+0,42%

INTP

+2,50%

BMRI

+0,42%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

PGAS

-2,44%

HMSP

-0,26%

PNBN

-2,14%

BBNI

-0,37%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top