Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Belanja Modal Garuda Metalindo Capai Rp350 Miliar

Pada tahun ini PT Garuda Metalindo Tbk. menganggarkan belanja modal sebesar Rp350 miliar.
Direktur Utama PT Garuda Metalindo Tbk Ervin Wijaya (kedua kiri) bersama Direktur Anthony Wijaya (dari kiri), Direktur Independen I Nyoman Candrajaya, Direktur Rudy Wijaya, dan Direktur Tjeng Soey Sujono,menjelaskan produk pada wartawan, selepas Rapat pemegang saham tahunan dan luar biasa perseroan , di Jakarta, Senin (8/5)./JIBI-Endang Muchtar
Direktur Utama PT Garuda Metalindo Tbk Ervin Wijaya (kedua kiri) bersama Direktur Anthony Wijaya (dari kiri), Direktur Independen I Nyoman Candrajaya, Direktur Rudy Wijaya, dan Direktur Tjeng Soey Sujono,menjelaskan produk pada wartawan, selepas Rapat pemegang saham tahunan dan luar biasa perseroan , di Jakarta, Senin (8/5)./JIBI-Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Pada tahun ini PT Garuda Metalindo Tbk. menganggarkan belanja modal sebesar Rp350 miliar.

Presiden Direktur Garuda Metalindo Ervin Wijaya mengungkapkan sumber dana tersebut berasal dari pinjaman bank maupun kas internal. Secara rinci, belanja modal akan digunakan untuk aksi korporasi berupa akuisi perusahaan baja dan mendatangkan mesin baru.

“Untuk mesin baru, nanti akan berlanjut pada belanja modal tahun depan,” ungkap Ervin, Senin (8/5/2017).

Sedangkan terkait akuisisi, Garuda Metalindo menyiapkan dana sebesar Rp279 miliar untuk mengakuisisi anak usaha Grup Garuda, PT Mega Pratama Ferindo (MPF). Total dana akuisisi perusahaan afiliasi tersebut telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

MPF dan Garuda Metalindo merupakan bagian Grup Garuda, sehingga, akuisisi tersebut merupakan transaksi afiliasi.

MPF merupakan perusahaan jasa steel wire and bar drawing. MPF merupakan perusahaan yang dipunyai PT Garuda Multi Investama dan JFE Shoji Trade Corporation yang merupakan anak usaha JFE Steel Japan.

Dari riwayat kepemilikan MPF, JFE Shoci memiliki 10,0% saham pada 2016. Akuisisi Garuda Metalindo atas kepemilikan Garda Multi Investama, yang pada akhirnya akan menguasai 69,75%.

Ervin mengungkapkan saat ini kapasitas produksi MPF mencapai 4.000 ton per bulan untuk baja spesifikasi otomotif. Sedangkan selama ini, tambahnya, MPF memasok material baja kepada Garuda Metalindo sebanyak 1.000-2.000 ton per bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Kahfi
Editor : Fajar Sidik

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper