Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MITI Resmi Lepas Lini Tambang Granit

PT Mitra Investindo Tbk. (MITI) melepas lini bisnis pertambangan granit di Kepulauan Riau yang dikelola anak usahanya yakni PT Bintang Mahkota Sukses ke PT Sanmas Mekar Abadi.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 18 April 2017  |  12:22 WIB
MITI Resmi Lepas Lini Tambang Granit
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mitra Investindo Tbk. (MITI) melepas lini bisnis pertambangan granit di Kepulauan Riau yang dikelola anak usahanya yakni PT Bintang Mahkota Sukses ke PT Sanmas Mekar Abadi.

Perseroan dengan PT Sanmas Mekar Abadi telah menandatangi perjanjian bersyarat pada 16 November 2015. Namun, hingga kini penyelesaian transaksi jual-beli tersebut belum juga dilakukan.

Direktur MITI Diah Pertiwi Gandhi mengatakan, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dilakukan pada 20 Desember 2016, pemegang saham telah menyetujui pelepasan segmen usaha pertambangan granit.

“Bersama ini kami informasikan bahwa perseroan bersama-sama dengan PT Sanmas Mekar Abadi telah melaksanakan pengambilalihan saham-saham PT Bintang Mahkota Sukses,” katanya dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (18/4/2017).

Dia mengungkapkan, nantinya PT Sanmas Mekar Abadi akan memegang dan mengoperasikan tambang granit yang berlokasi di Gunung Kijang, Bintan Kepulauan Riau. Selanjutnya, perseroan akan mengalihkan seluruh saham-saham dan kepentingannya di PT Bintang Mahkota Sukses kepada PT Sanmas Mekar Abadi pada saat penyelesaian transaksi.

“Perseroan dari waktu ke waktu, akan menyampaikan perkembangan proses transaksi pelepasa segmen usaha tersebut,” ujarnya.

Pada Agustus 2015, Diah mengungkapkan pelepasan lini bisnis pertambangan granit tersebut disebabkan keputusan perseroan untuk fokus pada lini bisnis minyak dan gas bumi.

"Nilai transaksi pengalihan dan penjualan aset sebesar Rp39 miliar," ujarnya kala itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi Korporasi
Editor : Achmad Aris
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top