HARGA MINYAK: Lagi-Lagi Stok Minyak AS Tekan WTI & Brent

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun 18 sen atau 0,3% ke posisi US$53,83 per barel di New York Mercantile Exchange.
Aprianto Cahyo Nugroho | 02 Maret 2017 07:08 WIB
Minyak tertekan data stok AS. - .Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah melemah setelah data pemerintah AS menunjukkan bahwa stok minyak mentah naik ke level tertinggi, menekan upaya OPEC untuk mengurangi kelebihan pasokan global.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun 18 sen atau 0,3% ke posisi US$53,83 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Mei turun 15 sen atau 0,3% ke level US$56,36 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Berdasarkan data Badan Administrasi Energi AS, cadangan minyak mentah meningkat 1,5 juta barel ke level 520,2 juta barel, posisi mingguan tertinggi sejak tahun 1982.

Peningkatan ini masih lebih rendah dari survei Bloomberg pada analis yang memperkirakan kenaikan 3 juta barel.

Sementara itu, tingkat kepatuhan di antara 10 anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang berjanji untuk mengurangi produksi naik menjadi 89%.

"Pasar masih dalam perjuangan antara pemotongan produksi OPEC dan kenyataan bahwa ada banyak penyimpanan minyak mentah di sini (AS)," ujar Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research, seperti dikutip Bloomberg.

"Harus ada penurunan pasokan di sini segera atau pasar akan berada dalam kesulitan," lanjutnya.

Tag : harga minyak mentah
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top