Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSI KORPORASI: Harga Rights Issue LEAD Dipatok Rp83-Rp92

PT Logindo Samudramakmur Tbk. menargetkan perolehan dana segar dari penawaran umum terbatas sebanyak-banyakya Rp134,99 miliar untuk kebutuhan modal kerja.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 23 Januari 2017  |  14:06 WIB
AKSI KORPORASI: Harga Rights Issue LEAD Dipatok Rp83-Rp92
/Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Logindo Samudramakmur Tbk. menargetkan perolehan dana segar dari penawaran umum terbatas sebanyak-banyakya Rp134,99 miliar untuk kebutuhan modal kerja.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan Logindo, Senin (23/1/2017), perseroan bakal menerbitkan sebanya-banyaknya 1,62 miliar lembar saham biasa dengan harga pelaksanaan yang ditawarkan berkisar Rp83-Rp92. Emiten bersandi saham LEAD itu bakal mengupayakan upaya pendanaan lain bila target PUT denga hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) tidak tercapai.

Manajemen menyebut, bila saham baru yang diterbitkan tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lain yang melakukan pemesanan lebih dari haknya. Pemegang saham utama LEAD, Alstonia Offshore Pte Ltd yang memiliki 34,3% saham perseroan menyatakan siap untuk mengeksekusi haknya dalam PUT.

Sundap Carulli, Direktur Keuangan Logindo, sebelumnya mengatakan perseroan membutuhkan tambahan modal kerja karena kas perseroan mulai menipis. Dia mengungkapka, posisi kas di akhir 2016 tinggal US$4,4 juta dari posisi awal 2016 sebanyak US$21 juta. "Ke depan kondisi masih belum stabil sehingga kami butuh dana cadangan untuk bisa lebih bersaing," ujarnya.

Sundap menerangkan, tahun lalu industri kapal lepas pantai atau offshore support vessel (OSV) menghadapi cuaca yang berat seiring pengurangan aktivitas eksplorasi migas. Akibatnya, tingkat penggunan atau utilisasi kapal turun.

Tahun lalu, utilisasi kapal  LEAD itu turun menjadi 41%. Tak hanya itu, persaingan yang ketat membuat tarif sewa kapal juga anjlok. Alhasil, pendapatan LEAD tergerus. Per September 2016, pendapatan LEAD turun 29% menjadi US$25,13 juta. Di periode yang sama, LEAD juga menderit rugi sebanyak US$19,63 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI Aksi Korporasi
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top