Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Red Planet (PSKT) Berencana Stock Split Saham 1:5

Emiten perhotelan PT Red Planet Indonesia Tbk. berencana melakukan pemecahan nilai saham atau stock split dengan rasio 1:5. Stock split diharapkan bisa membuat likuiditas saham perseroan meningkat.n
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 14 Desember 2016  |  12:22 WIB
Bursa Efek Indonesia - JIBI/Dedi Gunawan
Bursa Efek Indonesia - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten perhotelan PT Red Planet Indonesia Tbk. berencana melakukan pemecahan nilai saham atau stock split dengan rasio 1:5. Stock split diharapkan bisa membuat likuiditas saham perseroan meningkat.

Ng Suwito, Direktur Utama Red Planet, mengatakan perseroan telah mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan aksi korporasi tersebut. Persetujuan didapat lewat rapat umum pemegang saham luar biasa yang digelar Rabu (14/12/2016).

"Kami stock split dari Rp500 menjadi Rp100 agar secara psikologis harga saham kami terlihat murah sehingga likuiditasnya naik," jelas Suwito selepas RUPSLB di Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Sebagaimana diketahui, Red Planet Indonesia merupakan anak usaha dari jaringan hotel bujet internasional, Red Planet Hotel Limited. Di Indonesia, Red Planet memiliki tujuh hotel yang tersebar di Jakarta, Pekanbaru, Solo, Bekasi, Pelembang, Makassar, dan Surabaya. 

Red Planet masuk ke lantai bursa melalui backdoor listing pada 2014. Saat itu, entitas lama Red Planet, PT Pusako Tarinka menggelar rights issue. Red Planet menjadi pembeli siaga penerbitan saham baru senilai Rp651 miliar. Alhasil, Pusako Tarinka pun berubah nama menjadi Red Planet Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stock split red planet indonesia
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top