BURSA JEPANG 2 DESEMBER: Jelang Referendum Italia, Nikkei 225 & Topix Melemah

Pergerakan bursa saham Jepang melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (2/12/2016), di tengah penantian investor akan data ekonomi lanjutan AS dan referendum Italia.
Renat Sofie Andriani | 02 Desember 2016 10:13 WIB
Bursa Jepang melemah. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA– Pergerakan bursa saham Jepang melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (2/12/2016), di tengah penantian investor akan data ekonomi lanjutan AS dan referendum Italia. 

Indeks Topix pagi ini dibuka dengan pelemahan 0,20% atau 3,03 poin di level 1.480,24 dan turun 0,19% atau 2,82 poin ke 1.480,45 pada pukul 09.29 WIB.

Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 melemah 0,54% atau 100,63 poin ke level 18.412,49 setelah dibuka turun 0,42% atau 77,57 poin di level 18.435,55.

Sebanyak 99 saham menguat, 119 saham melemah, 7 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham Tokyo Electron Ltd. yang anjlok 3,72% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Nikkei pagi ini, diikuti oleh KDDI Corp. yang melemah 1,85%, FANUC Corp. yang turun 0,79%, dan Japan Tobacco Inc. yang drop 2,49%.

Sementara itu, pergerakan nilai tukar yen pagi ini menguat 0,15% atau 0,17 poin ke 113,92 per dolar AS  pada pukul 09.49 WIB.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, nilai tukar yen melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS di saat indeks dolar bergerak menuju penurunan mingguan pertama sejak kemenangan Donald Trump sebagai Presiden terpilih AS.

“Dalam jangka pendek, terdapat pembelian berlebihan di pasar. Dengan rilis laporan pekerjaan AS dan referendum Italia akhir pekan ini, akan jauh lebih mudah melihat aksi profit taking,” ujar Yoshinori Ogawa, ahli strategi senior dari Okasan Securities Co.

 

Pergerakan Indeks Nikkei 225: 

Tanggal

Level

Perubahan

2/12/2016

(Pk. 09.28 WIB)

18.412,49

-0,54%

1/12/2016

18.513,12

+1,12%

30/11/2016

18.308,48

+0,01%

29/11/2016

18.307,04

-0,27%

28/11/2016

18.356,89

-0,13%

Sumber: Bloomberg   

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa jepang

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top