HARGA EMAS 2 NOVEMBER: Pukul 14.58 Wib, Spot Naik 7,80 Poin ke Level US$1.295,80

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), didorong oleh dolar AS yang melemah.
Mia Chitra Dinisari | 02 November 2016 15:21 WIB

Bisnis.com,JAKARTA-Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), didorong oleh dolar AS yang melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember melonjak 14,9 dolar AS, atau 1,17 persen, menjadi menetap di 1.288,00 dolar AS per ounce. Indeks dolar AS turun 0,63 persen menjadi 97,74 pada pukul 18.45 GMT.

Indeks adalah ukuran dari dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih murah bagi investor.

Sebuah laporan Institute for Supply Management (ISM) yang berbasis di AS pada Selasa menunjukkan indeks manufaktur ISM pada tingkat 51,9 selama Oktober. Para analis mencatat bahwa meskipun indeks tersebut sedikit di atas konsensus, pelemahan dalam pesanan baru memberikan dukungan terhadap logam mulia karena mereka datang pada tingkat 52,1, turun dari tingkat 55,1 pada September.

Namun demikian, logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut karena indeks pembelian manajer ISM yang juga dirilis pada Selasa menunjukkan penguatan tak terduga, dengan indeks naik menjadi 53,4, angka yang menunjukkan permintaan domestik bertambah melalui pesanan ekspor.

Analis mencatat bahwa meskipun indeks manufaktur ISM telah menurun, indeks manufaktur PMI ini menunjukkan akumulasi kenaikan ke tingkat terbaik sejak Juli. Pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) telah dimulai pada Selasa dan pedagang sedang menunggu pengumuman FOMC pada Rabu. Para investor percaya Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 selama pertemuan FOMC Desember.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup ini, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga 0,50 ke 0,75 adalah tujuh persen untuk pertemuan November, dan 74 persen pada pertemuan Desember. Perak untuk pengiriman Desember naik 62,2 sen, atau 3,50 persen, menjadi ditutup pada 18,418 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 19,3 dolar AS, atau 1,97 persen, menjadi ditutup pada 997,90 dolar AS per ounce.

Simak pergerakan harga emas secara live hari ini

15:19 WIB

Pukul 14.58 Wib, Spot Naik 7,80 Poin ke Level US$1.295,80

Pukul 14.58 Wib, Spot Naik 7,80 Poin atau 0,61% ke Level US$1.295,80 per tray ounce

13:16 WIB

Pukul 12.54 Wib, Spot Naik 4,20 Poin ke Level US$1.292, 20

Pukul 12.54 Wib, Spot Naik 4,20 Poin atau 0,33% ke Level US$1.292, 20 per tray ounce

11:40 WIB

Berikut Rincian Harga Jual Emas Pegadaian

Berikut Rincian Harga Jual Emas Pegadaian

 Harga Emas Pegadaian
1 gram605.000 605.000
5 gram2.880.000 576.000
10 gram5.710.000 571.000
25 gram14.200.000 568.000
50 gram28.350.000 567.000
100 gram56.650.000 566.500
250 gram141.500.000 566.000
1 kilogram565.000.000 565.000
11:39 WIB

Harga Jual Emas Pegadaian Naik Rp3.000 Rp565.000-Rp605.000

Harga Jual Emas Pegadaian Naik Rp3.000 Rp565.000-Rp605.000

09:22 WIB

Buyback Antam Naik Rp3.000 Menjadi Rp533.000/gram

Buyback Antam Naik Rp3.000 Menjadi Rp533.000/gram

09:23 WIB

Berikut Rincian Harga Jual Emas Antam

Berikut Rincian Harga Jual Emas Antam

 GramPrice per Bar (Rp)Price per Gram (Rp)Stock
1605.000605.000Available
21.170.000585.000Not Available
2.51.452.500581.000Available
31.737.000579.000Available
42.304.000576.000Available
52.880.000576.000Available
105.710.000571.000Available
2514.200.000568.000Available
5028.350.000567.000Available
10056.650.000566.500Available
250141.500.000566.000Available
500282.800.000565.600Available
08:11 WIB

Spot Dibuka Naik Tipis 1,0 Poin ke Level US$1.289,00

Spot Dibuka Naik Tipis 1,0 Poin atau 0,08% ke Level US$1.289,00 per tray ounce

Sumber : Antara, bloomberg, pegadaian, antam

Tag : Harga Emas Hari Ini, harga emas antam, pegadaian
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top