Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KINERJA EMITEN KUARTAL III/2016: Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) Catat Rugi Rp296,22 Miliar

PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk. (DAJK) mencatat rugi bersih senilai Rp296,22 miliar pada kuartal III/2016.
Direktur Utama PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Andreas Chaiyadi Karwandi (kedua kanan), Direktur Tidak Terafiliasi dan Corpotate Secretary Henry Viktor Parengkuan (kedua kiri) dan Komisaris Johanes Jafar, melihat pengemasan di pabrik PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo, Tangerang, Banten, Senin (11/11). Perusahaan yang fokus pada bisnis kemasan ini berencana menaikkan kapasitas produksi untuk divisi offset printing dari 36.000 ton per tahun menjadi 76.000 ton per tahun. /antara
Direktur Utama PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Andreas Chaiyadi Karwandi (kedua kanan), Direktur Tidak Terafiliasi dan Corpotate Secretary Henry Viktor Parengkuan (kedua kiri) dan Komisaris Johanes Jafar, melihat pengemasan di pabrik PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo, Tangerang, Banten, Senin (11/11). Perusahaan yang fokus pada bisnis kemasan ini berencana menaikkan kapasitas produksi untuk divisi offset printing dari 36.000 ton per tahun menjadi 76.000 ton per tahun. /antara

Bisnis.com, JAKARTA— PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk. (DAJK) mencatat rugi bersih senilai Rp296,22 miliar pada kuartal III/2016.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2016 yang dipublikasikan Selasa (1/11/2016) perseroan mencatat penjualan bersih senilai Rp246,11 miliar atau merosot 68,91% dari penjualan di periode yang sama tahun lalu, yakni senilai Rp791,62 miliar.

Beban pokok penjualan perseroan tercatat Rp327,29 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu Rp561,27 miliar. Tingginya beban pokok penjualan perseroan membuat perseroan mencatat rugi kotor sebesar Rp81,18 juta.

Perseroan juga mengalami kenaikan beban lain-lain menjadi Rp99,17 miliar dari Rp8,5 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Adapun, perseroan mengalami rugi periode tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp296,22 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun lalu masih mencatat laba Rp61,07 miliar.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper