Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KINERJA MTDL: Kuartal III, Laba Bersih Metrodata Electronics Turun 6,49 Persen

Laba bersih PT Metrodata Electronics Tbk. pada sembilan bulan pertama 2016 turun 6,49% menjadi Rp114,04 miliar karena rugi kurs mata uang asingn
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 31 Oktober 2016  |  12:20 WIB
Mengamati pergerakan harga saham. - .Bisnis/Rahmatullah
Mengamati pergerakan harga saham. - .Bisnis/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA- Laba bersih PT Metrodata Electronics Tbk. pada sembilan bulan pertama 2016 turun 6,49% menjadi Rp114,04 miliar karena rugi kurs mata uang asing.

Emiten penjualan komputer dan produk teknologi tinggi bersandi saham MTDL tersebut membukukan rugi kurs mata uang asing bersih selama sembilan bulan pertama tahun ini sebesar Rp10,8 miliar, anjlok dari periode sama 2015 yang mendulang laba kurs mata uang asing bersih Rp32,74 miliar.

Penurunan laba bersih juga disebabkan naiknya beban usaha sepanjang Januari hingga September 2016 sebesar 13,56% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (year-on-year/ y-o-y).

Ditambah lagi, beban keuangan meningkat 7,86% y-o-y.Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan yang terbit pada Senin (31/10/2016), pendapatan bersih MTDL pada sembilan bulan pertama 2016 bertumbuh 3,48% y-o-y menjadi Rp7,04 triliun.

Kontribusi terbesar berasal dari perangkat keras, yakni Rp5,6 triliun atau 79,61%. Sisanya dari jasa dan perangkat lunak. Pemasok yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan yakni Asus Global Pte. Ltd., PT Hewlett-Packard Indonesia, dan PT Lenovo Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra metrodata electronics mtdl
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top