Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA KORSEL 26 OKTOBER: Kospi Lanjut Melemah di Awal Dagang

Indeks Kospi melemah 0,80% atau 16,25 poin ke 2.020,92 pada pukul 07.30 WIB, setelah dibuka turun 0,33% atau 6,80 poin di posisi 2.030,37.
Indeks Kospi/Bloomberg
Indeks Kospi/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham Korea Selatan melanjutkan pelemahannya pada awal perdagangan hari ini, Rabu (26/10/2016).

Indeks Kospi melemah 0,80% atau 16,25 poin ke 2.020,92 pada pukul 07.30 WIB, setelah dibuka turun 0,33% atau 6,80 poin di posisi 2.030,37.

Sebanyak 132 saham menguat, 517 saham melemah, dan 120 saham stagnan dari 769 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi pada awal perdagangan hari ini.

Saham Il Dong Pharmaceutical Co. Ltd./New yang merosot 1,78% dan Hyundai C&F Inc. yang melemah 0,88% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Kospi.

Saham Samsung Electronics Co. Ltd. terpantau kembali melemah 0,81% atau 31.000 poin ke 1.584.000 pada pukul 07.11 WIB, meski dibuka stagnan di posisi 1.597.000.

Sementara itu, saham Woori Bank juga melemah 0,78% atau 100 poin ke posisi 12.700 setelah dibuka turun 0,39% atau 50 poin di level 12.750.

Di sisi lain, nilai tukar won tampak menguat 0,29% atau 3,25 poin ke 1.130,10 per dolar AS pada pukul 07.31 WIB.

 

Pergerakan Indeks KOSPI

Tanggal

Level

Perubahan

26/10/2016

(Pk. 07.30 WIB)

2.020,92

-0,80%

25/10/2016

2.037,17

-0,52%

24/10/2016

2.047,74

+0,73%

21/10/2016

2.033,00

-0,37%

20/10/2016

2.040,60

-0,02%

 Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper