Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Kebakaran di Pasar Aksara Medan, Ramayana Hitung Kerugian

Pasca kebakaran Ramayana Aksara di Kota Medan pihak PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk kini tengah menghitung kerugian.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 13 Juli 2016  |  14:35 WIB
Setelah Kebakaran di Pasar Aksara Medan, Ramayana Hitung Kerugian
/twitter
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pasca kebakaran Ramayana di Pasar Aksara, Kota Medan pihak PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) kini tengah menghitung kerugian.

Corporate Secretary Ramayana Lestari Sentosa Setyadi Surya mengatakan pihaknya telah melaporkan kebakaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku emiten yang telah melantai di bursa. Dia mengungkapkan gedung Ramayana Aksara yang terbakar bukan milik sendiri atau sewa.

"Ramayana yang terbakar di Medan sifatnya masih sewa, kami lagi menghitung nilai inventory. Lagian, kami juga sudah mengasuransikan tiap usaha," ungkapnya pada Bisnis, Rabu (13/7/2016).

Setyadi menuturkan perusahaan yang telah listing bursa wajib memberikan asuransi atas tindakan untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan. Adapun kebakaran di Pasar Aksara terjadi kemarin telah menyebabkan arus lalu lintas sempat lumpuh total.

Adapun Ramayana Aksara berada di perbatasan Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Pasar Aksara dan Ramayana biasa menjadi pendongkrak aktivitas ekonomi di dua daerah tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode RALS berhasil mencatatkan laba sekitar Rp336,05 miliar sepanjang 2015 atau merosot tipis 5,51% dibandingkan dengan pencapaian 2014 yang senilai Rp355,66 miliar.

Penurunan laba tersebut seiring dengan pendapatan yang juga menurun. Pendapatan perusahaan ritel tersebut tercatat Rp5,53 triliun, merosot 5,63% dibandingkan dengan 2014 yang mencapai Rp5,86 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ramayana
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top