Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Setelah Kebakaran di Pasar Aksara Medan, Ramayana Hitung Kerugian

Pasca kebakaran Ramayana Aksara di Kota Medan pihak PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk kini tengah menghitung kerugian.
/twitter
/twitter

Bisnis.com, JAKARTA - Pasca kebakaran Ramayana di Pasar Aksara, Kota Medan pihak PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) kini tengah menghitung kerugian.

Corporate Secretary Ramayana Lestari Sentosa Setyadi Surya mengatakan pihaknya telah melaporkan kebakaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku emiten yang telah melantai di bursa. Dia mengungkapkan gedung Ramayana Aksara yang terbakar bukan milik sendiri atau sewa.

"Ramayana yang terbakar di Medan sifatnya masih sewa, kami lagi menghitung nilai inventory. Lagian, kami juga sudah mengasuransikan tiap usaha," ungkapnya pada Bisnis, Rabu (13/7/2016).

Setyadi menuturkan perusahaan yang telah listing bursa wajib memberikan asuransi atas tindakan untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan. Adapun kebakaran di Pasar Aksara terjadi kemarin telah menyebabkan arus lalu lintas sempat lumpuh total.

Adapun Ramayana Aksara berada di perbatasan Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Pasar Aksara dan Ramayana biasa menjadi pendongkrak aktivitas ekonomi di dua daerah tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode RALS berhasil mencatatkan laba sekitar Rp336,05 miliar sepanjang 2015 atau merosot tipis 5,51% dibandingkan dengan pencapaian 2014 yang senilai Rp355,66 miliar.

Penurunan laba tersebut seiring dengan pendapatan yang juga menurun. Pendapatan perusahaan ritel tersebut tercatat Rp5,53 triliun, merosot 5,63% dibandingkan dengan 2014 yang mencapai Rp5,86 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper