Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EROPA: Indeks STOXX Tertekan Saham Otomotif

Indeks STOXX 600 turun 0,32% atau 1,13 poin ke level 348,46 di akhir pekan, meneruskan pelemahan di hari kedua setelah menyentuh level tertinggi 3 bulan pada Rabu.
Bursa Eropa tertekan/Bisnis
Bursa Eropa tertekan/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Saham otomotif memperkuat tekanan pada indeks bursa Eropa di akhir pekan yang telah terseret oleh aksi ambil untung investor.

Indeks STOXX 600 turun 0,32% atau 1,13 poin ke level 348,46 di akhir pekan, meneruskan pelemahan di hari kedua setelah menyentuh level tertinggi 3 bulan pada Rabu.

“Apa yang kita lihat hari ini adalah aksi ambil untung terhadap kenaikan dalam 2 minggu terakhir. Saya percaya ini tidak akan berlanjut ke aksi jual jangka pendek atau menengah,” kata Michael Hewson dari CMC Markets Plc kepada Bloomberg.

STOXX melanjutkan pelemahan setelah kemarin merosot dari level tertinggi 3 bulan pasca pernyataan kebijakan moneter bulanan European Central Bank yang gagal meyakinkan investor atas efektivitas stimulus bank sentral zona Euro tersebut.

Tekanan utama pada indeks bursa Eropa muncul dari penurunan tajam saham produsen-produsen otomotif. 

Daimler AG jatuh 5,1% setelah mengumumkan penurunan laba operasional, Volkswagen AG turun 1,3% setelah melipatgandakan cadangan kas untuk pembayaran ganti rugi skandal kecurangan tes emisi, sedangkan PSA Peugeot Citroen turun 1,7% setelah pemerintah Prancis menggeledah kantor pusat mereka dalam penyelidikan emisi kendaraan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper