KINERJA ANTM: Wow! Tahun Lalu, Antam Jual Emas 14 Ton

Perusahaan tambang pelat merah PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. berhasil menjual emas sebanyak 14.179 kilogram setara dengan 14,1 ton pada 2015, lebih tinggi 42% dari periode tahun sebelumnya.
Sukirno | 02 Maret 2016 21:17 WIB
Emas Antam - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan tambang pelat merah PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. berhasil menjual emas sebanyak 14.179 kilogram setara dengan 14,1 ton pada 2015, lebih tinggi 42% dari periode tahun sebelumnya.

Direktur Utama Antam Tedy Badrujaman mengatakan penjualan komoditas emas pada tahun lalu mencapai Rp7,31 triliun atau mewakili 70% dari total pendapatan perseroan. Secara keseluruhan, penjualan emiten berkode saham ANTM tersebut mencapai Rp10,5 triliun, naik 12% year-on-year.

"Di tengah volatilitas industri pertambangan global, kinerja operasi Antam tetap on track yang terefleksikan dari peningkatan volume penjualan emas yang signifikan," katanya dalam siaran pers, Rabu (2/3/2016).

Penjualan feronikel, sambungnya, menjadi kontributor terbesar kedua dengan menyumbang Rp2,72 triliun atau 26% dari total penjualan. Tahun lalu, Antam membukukan realisasi belanja modal Rp2,02 triliun yang terdiri dari Rp226,43 miliar bagi investasi rutin, Rp1,75 triliun bagi pengembangan, dan Rp42,33 miliar bagi biaya yang ditangguhkan.

Sementara itu, total volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung mencapai 2.210 kg sepanjang 2015, lebih rendah dari tahun sebelumnya 2.343 kg.

Pada saat bersamaan, volume produksi feronikel pada 2015 naik 2% menjadi 17.211 ton nikel dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kenaikan itu didukung oleh peningkatan jumlah dan kadar bijih nikel umpan pabrik dari tambang di Pomalaa dan Palau Pakal.

Adapun, volume penjualan feronikel pada 2015 mencapai 18.643 ton. Hingga akhir tahun lalu, progres engineering, procurement and construction (EPC) proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa (P3FP) mencapai 98,67% dan Haltim masih proses review tender ulang.

Kerugian yang diderita penghasil emas pelat merah Aneka Tambang pada periode 2015 membengkak nyaris 100% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan, Rabu (2/3/2016), disebutkan laba bersih ANTM membengkak 93,8% menjadi Rp1,44 triliun, lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp743,53 miliar.

Pendapatan yang diraup Antam sepanjang periode 2015 meningkat 11,7% menjadi Rp10,53 triliun dari tahun sebelumnya Rp9,42 triliun.

Tag : antam, kinerja emiten
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top