7 Konglomerat Indonesia Rogoh Triliunan Rupiah untuk Bisnis e-Commerce

Meski belum menjanjikan keuntungan, konglomerat di Indonesia satu per satu mulai melirik bisnis daring alias dagang online (e-commerce). Taipan lebih tergiur keuntungan dari nilai perusahaan saat diakuisisi hingga go public. Siapa saja mereka?
Sukirno | 15 Februari 2016 01:00 WIB
E-commerce mengantarkan orang menjadi kaya sedunia. - Bisnis.com

Bisnis,com, JAKARTA--Meski belum menjanjikan keuntungan, konglomerat di Indonesia satu per satu mulai melirik bisnis daring alias dagang online (e-commerce). Taipan lebih tergiur keuntungan dari nilai perusahaan saat diakuisisi hingga go public.

Catatan Bisnis.com, setidaknya tujuh taipan Tanah Air mulai merambah bisnis e-commerce. Tak tanggung-tanggung, mereka membenamkan duit hingga triliunan rupiah untuk investasi bisnis yang belum memberikan keuntungan langsung itu.

Bisa jadi, orang-orang terkaya di Indonesia itu belajar dari Jack Ma sebagai pendiri situs e-commerce asal China alibaba.com. Perusahaan yang berdiri pada 1999 itu kemudian menggelar penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) di Amerika Serikat dengan rekor nilai tertinggi dunia sebesar US$162,7 miliar setara dengan US$66 per lembar saham.

Alibaba pun mengantarkan Jack Ma sebagai manusia terkaya di bumi urutan ke-33 versi majalah Forbes. Dia menjadi orang nomor 22 paling berpengaruh di jagat raya.

Alibaba berhasil mengalahkan capaian rekor IPO situs e-commerce sebelumnya amazone.com yang mencapai US$152,4 miliar. Meski begitu, amazone.com berhasil mengantarkan Bezos sebagai billionare urutan 4 dunia dengan kekayaan US$45,2 miliar.

Setali tiga uang, pendiri situs lelang online e-bay.com Piere Morad Midyar menempati urutan 57 sebagai orang terkaya dunia dengan kekayaan US$7,2 miliar. Dia juga menjadi urutan ke-24 manusia terkaya di jagat dari bisnis teknologi.()

Tag : konglomerat, orang terkaya, e-commerce
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top