Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA EMAS: Melonjak, Dipicu Suku Bunga FED

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup naik tajam pada Jumat (Sabtu pagi WIB), menyusul keputusan bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah sehari sebelumnya.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 19 September 2015  |  10:18 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, CHICAGO -  Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup naik tajam pada Jumat (18/9/2015) Sabtu (19/9/2015) pagi WIB menyusul keputusan bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah sehari sebelumnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik US$20,8  atau 1,86%  menjadi menetap di US$1.137,8  per ounce.

Setelah pertemuan kebijakan dua hari, Federal Reserve AS pada Kamis sore mengumumkan akan mempertahankan suku bunga acuan jangka pendek tidak berubah mendekati nol, tingkat terendah secara historis, di tengah kekhawatiran tentang ekonomi global yang lemah, inflasi AS yang rendah dan gejolak baru-baru ini pasar keuangan.

Dolar AS turun tajam menyusul pengumuman The Fed, sementara emas bereaksi sangat positif. Para analis mencatat emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti melemahnya dolar AS dapat menjadi positif untuk komoditas termasuk emas, yang dihargakan dalam dolar AS karena membuat mereka lebih murah bagi investor non-dolar.

Untuk minggu ini, emas untuk pengiriman Desember melihat keuntungan lebih dari tiga persen.

Di antara logam lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 17,9 sen, atau 1,19%, menjadi ditutup pada 15,163 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$16  atau 1,65%, menjadi ditutup pada US%984,4  per ounce.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini

Sumber : ANTARA/AFP/XINHUA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top