Telkom Targetkan Akuisisi Teleguam Rampung Tahun Ini

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. menargetkan akuisisi induk perusahaan telekomunikasi asal Guam, AP Teleguam Holding Inc., rampung sebelum akhir tahun ini.
Gloria Natalia Dolorosa | 03 Juni 2015 06:02 WIB
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. menargetkan akuisisi induk perusahaan telekomunikasi asal Guam, AP Teleguam Holding Inc., rampung sebelum akhir tahun ini. -

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. menargetkan akuisisi induk perusahaan telekomunikasi asal Guam, AP Teleguam Holding Inc., rampung sebelum akhir tahun ini.

AP Teleguam Holding Inc. merupakan perusahaan induk GTA Teleguam, salah satu operator telekomunikasi di Guam, pulau di utara Samudera Pasifik.

Lewat akui sisi yang dilakukan anak usaha yakni Telekomunikasi Indonesia International USA Inc. (Telkom USA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) ingin meningkatkan bisnis internasional.

Honesti Basyir, Direktur Wholesale & International Service Telkom, mengatakan saat ini proses akuisisi telah sampai pada tahap memperoleh persetujuan dari pemerintah setempat.

Kebijakan pengambilan putusan berada di tangan pemerintah Amerika Serikat yang bertindak sebagai otoritas wilayah Guam.

“Proses persetujuan memakan waktu enam bulan. Kami harapkan sebelum akhir tahun ini akuisisi sudah selesai,” kata Honesti saat dihubungi Bisnis, Selasa (2/6/2015).

Dia enggan menyebut besaran nilai akuisisi. Menurut Honesti, sebagian dana akuisisi diambil dari kas internal perseroan, sisanya ber asal dari hasil penerbitan obligasi.

Tel kom tengah menjual obli gasi ber ke lanjutan tahap I senilai Rp7 triliun, bagian dari pe nawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi Rp12 triliun.

“Sebagian dana akan kami ambil dari perolehan emisi obligasi,” ucap Honesti.

Dengan mengakuisisi AP Tele guam Holding, Telkom ingin menjadi new global hub yang punya peran sebagai pelintasan traffic telekomunikasi skala dunia.

Guam dipilih perseroan ka rena memiliki wilayah seluas 544 kilometer persegi dengan pendapatan domestik bruto (PDB) per kapita tertinggi di atas rata-rata negara di Asia, sumber daya manusia yang handal, dan tingkat adopsi masyarakat dalam aspek teknologi telekomunikasi tinggi.

Sumber : Bisnis Indonesia edisi 3/6/2015

Tag : telkom
Editor : Setyardi Widodo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top