Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BISNIS PROPERTI: MDLN Bidik Pendapatan Melonjak 44%

PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) mengincar pendapatan prapenjualan sebesar Rp5,4 triliun tahun ini, lebih tinggi 43,61% dari raihan marketing sales sepanjang 2014.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 20 Januari 2015  |  23:36 WIB
Jakarta Garden City
Jakarta Garden City

Bisnis.com, JAKARTA - PT Modernland Realty Tbk. mengincar pendapatan prapenjualan sebesar Rp5,4 triliun pada tahun ini, lebih tinggi 43,61% dibandingkan dengan pencapaian marketing sales sepanjang 2014.

Investor Relations Modernland Realty (MDLN) Cuncun Wijaya mengatakan pihaknya menyiapkan lima hingga enam kluster baru di Jakarta Garden City (JGC) untuk menggenjot pendapatan prapenjualan tahun ini. Sementara itu, marketing sales lainnya diharapkan berasal dari lahan industri.

Tahun ini perusahaan properti itu membidik penjualan 145 hektare. Angka itu lebih rendah dari penjualan 2014 yang mencapai 161 hektare.
 
“Target awal kami tahun lalu 100 hektare, tetapi hasilnya ternyata jauh di atas itu karena kami dapat customer yang beli lahan dengan luas sangat besar. Jadi, target tahun ini sebenarnya di atas incaran 2014,” terang Cuncun kepada Bisnis, Selasa (20/1/2015).
 
Kawasan industri perseroan berlokasi di Cikande, Serang, Banten dan menyumbang 40% marketing sales MDLN. Adapun proyek residensial berkontribusi 60%. 
 
Per kuartal III/2014, pendapatan perseroan melonjak 59,7% secara year-on-year menjadi Rp2,24 triliun. Namun, membengkaknya beban membuat laba bersih merosot 25,47% ke posisi Rp537,84 miliar. 
 
Beban pokok penjualan dan beban langsung tercatat meroket 220,53% dari Rp320,62 miliar menjadi Rp1,02 triliun. Adapun, beban usaha naik 21,31% ke angka Rp285,89 miliar. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti mdln
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top