Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indosat (ISAT) Resmi Ubah Porsi Emisi Obligasi

PT Indosat Tbk. resmi mengubah porsi emisi obligasi konvensional dan sukuk ijarah senilai total Rp2,5 triliun.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 09 Desember 2014  |  04:15 WIB
Indosat (ISAT) Resmi Ubah Porsi Emisi Obligasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indosat Tbk. resmi mengubah porsi emisi obligasi konvensional dan sukuk ijarah senilai total Rp2,5 triliun.

Emiten jasa telekomunikasi berkode saham ISAT itu menurunkan nilai emisi sukuk ijarah berkelanjutan I sebesar 36,67% menjadi Rp190 miliar dari awalnya Rp300 miliar. Adapun, emisi obligasi konvensional dinaikkan menjadi Rp2,31 triliun dari awalnya Rp2,2 triliun. Porsi emisi diubah karena investor kurang meminati penerbitan sukuk ijarah.

“Tidak banyak memang investor yang berminat ke sukuk karena sukuk tidak bisa diperdagangkan,” kata Alexander Rusli, Direktur Utama Indosat, kepada Bisnis, usai masa bookbuilding, Senin, (24/11).

Setelah masa bookbuilding selesai, lewat prospektus yang terbit Senin, (8/12), terungkap emisi obligasi konvensional dinaikkan menjadi Rp2,31 triliun dan sukuk ijarah diturunkan menjadi Rp190 miliar.

Obligasi konvensional diterbitkan dalam empat seri. Seri A sebesar Rp950 miliar berbunga tetap 10% dan bertenor tiga tahun, Seri B senilai Rp750 miliar berbunga tetap 10,3% dan bertenor lima tahun, dan Seri C Rp250 miliar berbunga tetap 10,5% dan bertenor tujuh tahun.

Adapun, Seri D bernilai Rp360 miliar dengan bunga tetap 10,7% dan bertenor 10 tahun. Bunga obligasi pertama dibayar pada 12 Maret 2015. Bunga empat seri tersebut berada di ambang atas bunga yang ditawarkan perseroan saat bookbuilding.

Sementara, sukuk ijarah ditawarkan dalam tiga seri. Seri A sebesar Rp64 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp1,648 miliar per tahun berjangka waktu tiga tahun. Seri B sebesar Rp6,4 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp1,648 miliar per tahun berjangka lima tahun. Adapun, Seri C sebesar Rp110 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp11,55 miliar per tahun berjangka tujuh tahun.

Cicilan imbalan ijarah dibayar tiap triwulan, pembayaran pertama pada 12 Maret 2015.

Obligasi berkelanjutan I merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I dengan target dana yang dihimpun Rp9 triliun serta PUB Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dengan target Rp1 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi indosat isat sukuk ijarah
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top