HARGA EMAS 2 Oktober: Menguat Akibat Pasar Ekuitas AS Anjlok

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB) dipicu oleh pasar ekuitas AS yang turun tajam.
News Editor | 02 Oktober 2014 06:11 WIB

Bisnis.com, CHICAGO – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB) dipicu oleh pasar ekuitas AS yang turun tajam.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik US$3,9 atau 0,32% menjadi menetap di US$1.215,5 per ounce.

Saham-saham AS turun lebih dari 1% pada Rabu, di tengah data ekonomi bervariasi. Sektor swasta AS menambahkan 213.000 pekerjaan pada September, mengalahkan ekspektasi pasar, kata Laporan Ketenagakerjaan Nasional yang dirilis bersama oleh pemeroses penggajian Automatic Data Processing (ADP) dan Moody Analytics, Rabu.

Sementara itu, Institute for Supply Management (ISM) mengatakan pada Rabu bahwa indeks pembelian manajer (PMI) AS untuk sektor manufaktur turun 2,4% menjadi 56,6 pada September, dari bulan sebelumnya.

Departemen Perdagangan pada Rabu mengatakan bahwa belanja konstruksi AS turun 0,8% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman US$960 miliar pada Agustus.

Para analis pasar percaya, secara tehnikal emas telah bergerak ke wilayah "oversold" (kelebihan jual). Mencerminkan sentimen investor, kepemilikan emas dari dana berbasis emas terbesar di dunia yang diperdagangkan di bursa, SPDR Gold Trust, turun 2,39 ton pada Selasa menjadi 769,86 ton, terendah sejak Desember 2008.

Namun demikian, pertumbuhan emas pada Rabu dibatasi karena pasar emas di Tiongkok, konsumen emas utama dunia, ditutup selama seminggu untuk liburan Hari Nasional.

Sementara itu, harga perak untuk pengiriman Desember naik US$20,2 sen, atau 1,18% menjadi ditutup pada US$17,259 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari kehilangan US$10,9 atau 0,84% menjadi ditutup pada US$1.289,6 per ounce.

Sumber : Antara

Tag : harga emas comex
Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top