Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dividen BUMN Naik, Wika Cari Peluang Pendanaan

Kenaikan setoran dividen badan usaha milik negara (BUMN) membuat perusahaan pelat merah harus memutar otak untuk mencari peluang pendanaan lain termasuk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 11 September 2014  |  22:54 WIB
Dividen BUMN Naik, Wika Cari Peluang Pendanaan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Kenaikan setoran dividen badan usaha milik negara (BUMN) membuat perusahaan pelat merah harus memutar otak untuk mencari peluang pendanaan lain termasuk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Bintang Perbowo masih enggan berkomentar terkait penaikkan setoran laba BUMN. Namun, dia menilai, untuk ekspansi emiten berkode saham WIKA itu mengandalkan dana perbankan dan pasar modal.

"Itu kan pasti sudah dihitung, saya belum tahu aturan dividen tersebut," paparnya.

Emiten konstruksi pelat merah itu memilih opsi pendanaan melalui pinjaman perbankan ketimbang lainnya senilai Rp1 triliun.

Perseroan masih memiliki opsi pendanaan dari perbankan yang masih mencukupi untuk membiayai ekspansi. Standby loan dari perbankan dalam negeri masih mencapai Rp1 triliun.

Dia enggan menjelaskan terkait rencana penerbitan surat utang berjangka menengah (medium term notes/MTN) senilai Rp500 miliar hingga Rp600 miliar pada semester II/2014.

Menurutnya, rencana penerbitan MTN emiten berkode saham WIKA tersebut belum masuk tahap finalisasi sehingga tidak bisa disampaikan saat ini.

Di sisi lain, Wijaya Karya tidak merevisi target kinerja tahun ini meskipun hingga pertengahan tahun target kontrak baru terealisasi sebanyak 25,94%. Hingga Juni 2014, tercatat kontrak baru yang diperoleh WIKA mencapai Rp6,7 triliun dari total target Rp25,83 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top