Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA SELANDIA BARU (23/7/2014): Indeks NZX Ordinaries Ditutup Menguat 0,19%, NZX50 Naik 0,25%

Bursa Selandia Baru kembali ditutup menguat pada perdagangan Rabu (23/7/2014), meneruskan rally positif selama tiga hari berturut-turut.
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 23 Juli 2014  |  12:40 WIB
Saham Telecom Corp of New Zealand dan Feltcher Building LTd menjadi pendorong kedua indeks itu dengan kenaikan masing-masing 1,93% dan 1,45%. Sementara itu, saham Ryman Healthcare Ltd dan Xero LTd melemah 1,2% dan 1,71%.  - Bisnis.com
Saham Telecom Corp of New Zealand dan Feltcher Building LTd menjadi pendorong kedua indeks itu dengan kenaikan masing-masing 1,93% dan 1,45%. Sementara itu, saham Ryman Healthcare Ltd dan Xero LTd melemah 1,2% dan 1,71%. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Selandia Baru kembali ditutup menguat pada perdagangan Rabu (23/7/2014), meneruskan rally positif selama tiga hari berturut-turut.

Indeks NZX Ordinaries hari ini ditutup pada level 1.048,85 atau menguat 0,19% dibandingkan dengan akhir perdagangan Selasa (22/7/2014) yang berhenti di angka 1.046,89 dan menguat 0,11%.

Dari 117 saham yang ada, sebanyak 26 saham menguat, 39 saham menurun, dan 52 stagnan. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di kisaran harga 1.043,95 hingga 1.050,84.

Sementara itu, indeks NZX 50 juga ditutup naik 0,25% ke level 5.146,53 setelah dibuka di angka 5.133,86. Sepanjang perdagangan hari ini indeks itu bergerak di kisaran 5.119,18 hingga 5.155,69.

Saham Telecom Corp of New Zealand dan Feltcher Building LTd menjadi pendorong kedua indeks itu dengan kenaikan masing-masing 1,93% dan 1,45%. Sementara itu, saham Ryman Healthcare Ltd dan Xero LTd melemah 1,2% dan 1,71%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa selandia baru
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top