Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham VIVA Masih Tertekan, Saham MNCN Mulai Bangkit (11/7)

Setelah turun di atas 6% kemarin, harga saham PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) masih terpantau melemah pagi ini, sedangkan saham PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) berbalik menguat.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 11 Juli 2014  |  10:59 WIB
 Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah turun di atas 6% kemarin, harga saham PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) masih terpantau melemah pagi ini, sedangkan saham PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) berbalik menguat.

Berdasarkan data Bloomberg, saham media milik Bakrie itu dibuka stagnan pada level Rp250. Namun, pada pukul 10.25 WIB, harga saham terus melemah 1,2% ke Rp247. Sebelumnya, saham VIVA ditutup melemah 6,72%.

Sepanjang pagi ini, harga saham VIVA bergerak pada kisaran Rp241-Rp255. Adapun jika dilihat pergerakan sejak awal tahun ini (year to date), saham VIVA anjlok 10,18%.

Sementara itu, saham media milik Hary Tanoe terpantau dibuka menguat 0,58% ke Rp2.575. Selanjutnya, pada pukul 10.26 WIB, harga saham semakin menguat 2,15% ke Rp2.615. Sebelumnya, saham MNCN itu ditutup turun 6,23%.

Sepanjang pagi ini, harga saham MNCN bergerak pada kisaran Rp2.575-Rp2.640 Adapun jika dilihat pergerakan sejak awal tahun ini (year to date), saham MNCN turun 0,38%.

Sebelumnya, tim riset KDB Daewoo Securities Indonesia menilai kejatuhan saham dua saham media kemarin itu disebabkan oleh kekhawatiran investor akan keterpihakan kedua media, seiring diselenggarakannya pemilihan presiden, terhadap pengelolaan kedua perusahaan.

amun, menurutnya, sentimen ini hanya akan berpengaruh untuk jangka pendek. Untuk selanjutnya, investor disarankan untuk tetap kembali melihat fundamental masing-masing perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

viva mncn
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top