Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Public Expose: Tunas Ridean Bidik Pendapatan Rp12 Triliun

PT Tunas Ridean Tbk. (TURI) menargetkan pendapatan di sepanjang tahun ini mencapai Rp12 triliun, angka tersebut tumbuh tipis dibandingkan dengan pendapatan di 2013 sebanyak Rp11 triliun.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 28 April 2014  |  19:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Tunas Ridean Tbk. (TURI) menargetkan pendapatan di sepanjang tahun ini mencapai Rp12 triliun, angka tersebut tumbuh tipis dibandingkan dengan pendapatan di 2013 sebanyak Rp11 triliun.

Direktur Utama Tunas Ridean Rico Adisurja Setiawan menjelaskan di tahun ini perseroan hanya menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 4% menjadi Rp12 triliun, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan di tahun lalu sebesar 11% dari Rp9,96 miliar menjadi Rp11 miliar.

Selain itu, perseroan juga cukup pesimistis terkait pertumbuhan laba bersih di tahun ini, setelah mengalami penurunan cukup tinggi di tahun lalu. Sepanjang tahun lalu laba yang diatribusikan kepada pemgang saham turun 27% dari Rp420 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp307 miliar.

“Di tahun ini laba bersih kemungkinan tidak tumbuh terlalu tinggi, bahkan bisa jadi turun. Karena dengan persaingan yang ketat kami harus memasang strategi penjualan salah satunya dengan memberikan diskon,” paparnya dalam Public Expose di Jakarta, Senin (28/4/2014).

Penurunan laba juga disebabkan peningkatan biaya karyawan yang timbul karena kenaikan upah minimum tenaga kerja di Indonesia yang sangat signifikan pada tahun 2013 serta ketatnya persaingan yang berdampak terhadap marjin penjualan kendaran.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tunas ridean
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top