Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

KOALISI PDIP Versi ANALIS SAHAM: Antara Jokowi-JK atau Jokowi-Wiranto

Setelah perhitungan cepat diketahui dari pemilu legislatif 2014, saat ini yang disoroti adalah kemungkinan partai yang digandeng PDIP
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 11 April 2014  |  11:26 WIB
KOALISI PDIP Versi ANALIS SAHAM: Antara Jokowi-JK atau Jokowi-Wiranto
Jokowi nyoblos - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Setelah perhitungan cepat hasil pemilu legislatif 2014 diketahui, saat ini yang disoroti adalah kemungkinan partai yang digandeng PDIP.

Sejumlah pihak mengemukakan pandangannya, termasuk analis pasar saham seperti halnya HD Capital.

“Pasar melihat partai PDIP bila berkoalisi dengan PKB dengan skenario Jokowi-JK adalah hasil yang paling positif, sedangkan PDIP dengan Hanura juga dianggap baik dengan skenario Jokowi-Wiranto,” kata  Yuganur dalam risetnya yang diterima hari ini, Jumat (11/4/2014).

Dia mengemukakan pasar saat ini menunggu koalisi dari partai yang meraih suara terbanyak.

Dikemukakan tidak ada partai yang bisa ikut pemilu presiden dengan calon masing-masing, setelah melihat gambaran perolehan suaranya dari perhitungan cepat.

“Sehingga butuh koalisi dengan partai lainya,” kata Yuganur.

Partai dengan perolehan suara paling besar seperti Golkar dan PDIP, ujarnya, harus berkoalisi dengan partai lainnya.

“Pelaku pasar masih melihat bahwa pesona Jokowi dapat memberikan putara pemilihan presiden dalam satu kali saja,” kata Yuganur.

Efek koalisi Jokowi

Parta koalisi

Presiden/Wapres

Efek pasar

PDIP-PKB

Jokowi-JK

Paling positif

PDIP-Hanura

Jokowi-Wiranto

Baik

Sumber: HD Capital, 2014

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

koalisi pileg 2014
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top