HD CAPITAL: Resisten IHSG 5.050, Cermati 4 Saham

HD Capital memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (2/4/2014) akan berada di level support 4.770-4.720, dan resisten 4.900-5.050
Linda Teti Silitonga | 02 April 2014 06:28 WIB
Bursa Efek Indonesia - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA- HD Capital memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (2/4/2014) akan berada di level support 4.770-4.720, dan resisten 4.900-5.050.

Periset Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan indeks menguji potensi untuk tembus level resisten 4.900.

Yuganur mengatakan sejumlah sentimen positif domestik seperti Maret deflasi, menguatnya rupiah dibawah 11.300, dan regional (Dow) memicu reli .

"Gap up untuk menjalankan misi mengetest resisten atas di 4.900," kata Yuganur dalam risenya.

HD Capital mengemukakan ada 4 saham yang dapat diperimbangkan pada perdagangan hari ini, yaitu:

  • Bank BRI (BBRI)

Buy. PE 2014 11.5x, PBV 3.1x, ROE 26.9%. Trading target Rp10.350.

Dividen Rp257/saham (ex 29 april) dan funding kuat (CAR di estimasi masih 17% tahun ini) merupakan katalis pemanis lanjutan untuk melanjutkan kenaikan hingga diatas level psikologis Rp10.350.

Entry (1) Rp9.950. Entry (2) Rp9.850.  Cut loss point Rp9.750.

  • Astra International (ASII)

PE 2014 16x, PBV 2.9x, ROE 18.5%. Buy. Trading target: Rp7.950.

Pasar mulai melihat faktor kontribusi dari anak usaha CPO AALI untuk grup ASII (20%) akan meningkat di Q1 2014, akumulasi emiten consumer auto dengan market cap terbesar di IHSG ini untuk kontinuasi naik ke Rp7.950.

Entry (1) Rp7.600. Entry (2) Rp7.500. Cut loss point Rp7.350.

  • Bank BNI (BBNI)

PE 2014 10.5x, PBV 3.1x, ROE 26.5%. Buy. Trading target Rp5.400.

Emiten big cap perbankan dengan valuasi PER 2014 10.5x. lebih menarik versus BMRI (12x) dan BBRI (11.5x) patut dilirik untuk position buying pasca breakout dari formasi konsolidasi minor untuk meneruskan uptrend medium term yang sempat tertunda.

Entry (1) Rp5.125.  Entry (2) Rp5.025. Cut loss point Rp4.975.

  • Tiga Pilar (AISA)

PE 2014 21x, PBV 2.7x, ROE 13%. Buy. Trading target Rp2.170.

Penguatan rupiah yang menurunkan harga gandum impor dan Maret deflasi yang menaikan daya beli masyarakat merupakan katalis positif untuk mendongrak emiten produsen mie instan lapis dua ini untuik mencetak new high lagi diatas Rp2.170.

Entry (1) Rp2.055. Entry (2) Rp2.045. Cut loss point Rp2.020.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks BEI

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top