Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham AS Catat Pelemahan Terburuk Sejak Agustus

Saham AS hanya sedikit berubah, berakhir dengan catatan terburuk bagi indeks Standard & Poor 500 sejak Agustus, dengan level kerugian yang diderita produsen minyak dan saham telepon mengimbangi keuntungan setelah DPR AS mengesahkan kesepakatan anggaran.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 14 Desember 2013  |  05:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Saham AS hanya sedikit berubah, berakhir dengan catatan terburuk bagi indeks Standard & Poor 500 sejak Agustus, dengan level kerugian yang diderita produsen minyak dan saham telepon mengimbangi keuntungan setelah DPR AS mengesahkan kesepakatan anggaran.

Adobe Systems Inc ( ADBE ) naik 13% karena software online diprediksi para analis akan menarik pelanggan lebih banyak pada kuartal ini. Texas Industries Inc melonjak 14% seiring dengan orang-orang yang dekat dengan hal tersebut mengatakan perusahaan ini sedang mencari pembeli.

Anadarko Petroleum Corp turun 6,4%, memimpin saham energi yang lebih rendah akibat hakim memutuskan perusahaan ini kemungkinan harus membayar sebanyak US$14 miliar terkait dengan kasus spin-off dari Tronox Inc.

Indeks S & P 500 (SPX) turun kurang dari 0,1% menjadi 1.775,32 pada pukul 4 sore di New York . Indeks acuan saham ini telah jatuh 1,7% pada minggu ini, penurunan terbesar sejak Agustus.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 15,93 poin , atau 0,1%, ke 15.755,36 hari ini. Sekitar 5,6 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, sekitar 9% di bawah rata-rata 3 bulan .

"Investor sedikit lelah setelah 12 bulan dari pasar , " John Manley, yang membantu mengawasi dana US$233 miliar sebagai kepala strategi ekuitas untuk Wells Fargo Funds Management di New York. "Anggaran adalah plus sekarang, tapi ada kekuatan yang lebih teknis di tempat kerja. Orang-orang mencari keuntungan sebelum akhir tahun."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham as indeks s&p 500

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top