Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Serangan Topan Picu Harga Minyak WTI Naik

Bisnis.com, NEW YORK--Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merangkak naik pasca topan tropis Karen yang bergerak dari Teluk Meksiko ke pantai AS dan mengancam produksi minyak.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 06 Oktober 2013  |  21:30 WIB

Bisnis.com, NEW YORK--Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merangkak naik pasca topan tropis Karen yang bergerak dari Teluk Meksiko ke pantai AS dan mengancam produksi minyak.

Menurut Pusat Badai Nasional AS, topan tersebut mendarat di wilayah tenggara Louisiana dan mengakibatkan BP Plc. menghentikan produksi minyak dan gas alam sementara LOOP LLC menghentikan tankernya pada siang hari.

Menurut analis pasar senior di Price Futures Group di Chicago Phil Flynn, pasar berfokus pada kemunculan Badai Katrina.

"Tak akan terjadi badai, tapi kita tak bisa mengabaikan hal ini karena pasti mempengaruhi produksi minyak. Pasar memang masih khawatir tentang perdebatan anggaran pemerintah,” kata Flynn.

Akhir pekan lalu, WTI untuk pengiriman November tercatat naik 53 sen dan ditutup pada US$103,84 per barel di New York Mercantile Exchange.

Volume transaksi adalah 39% di bawah rerata 100 hari terakhir. Sepanjang minggu lalu harga naik 0,9% dan naik 13% tahun ini.

Sementara itu minyak mentah Brent untuk pengiriman November tercatat naik 46 sen atau 0,4% menjadi US$109,46 per barel di ICE Futures Europe, London.

Selisih WTI dan Brent mengecil menjadi US$5,62 dibandingkan dengan sehari sebelum penutupan bursa sepekan, yaitu US$5,69. (ra)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak wti topan

Sumber : Newswire

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top