Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bursa Eropa: Indeks Stoxx Europe 600 Tetap di 313,02

Bisnis.com, JAKARTA - Saham Eropa tidak berubah karena data  jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran secara tak terduga menunjukkan penurunan  pada minggu lalu mengimbangi kekhawatiran investor terhadap perdebatan  anggaran

Bisnis.com, JAKARTA - Saham Eropa tidak berubah karena data  jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran secara tak terduga menunjukkan penurunan  pada minggu lalu mengimbangi kekhawatiran investor terhadap perdebatan  anggaran  di Washington yang akan mengakibatkan pemerintah shutdown.

Ladbrokes (LAD) Plc jatuh ke harga terendah dalam hampir setahun setelah mengeluarkan peringatan keuntungan untuk divisi digital. Thomas Cook Group Plc tergelincir 6,6%  setelah mengatakan pemesanan pada musim dingin melambat. Hennes & Mauritz AB (HMB), peritel pakaian terbesar kedua di Eropa, naik ke harga tertinggi setelah membukukan laba kuartal ketiga,  mengalahkan perkiraan analis.

Indeks Stoxx Europe 600 tidak berubah pada 313,02 pada penutupan perdagangan. Indeks itu telah turun 0,4%  sejauh minggu ini di tengah kekhawatiran  politisi AS akan gagal  menyetujui anggaran federal untuk tahun keuangan baru. Namun, hal ini masih naik 5,3%  pada September karena Federal Reserve menahan diri dari mengurangi pembelian aset bulanan, dan telah naik 9,8%  sejak akhir Juni, menuju kenaikan kuartalan terbesar dalam empat tahun.

"Jelas pasar benci ketidakpastian dan plafon utang AS ditambah dengan ketika Fed akan melakukan taper. Jelas itu adalah dua bidang yang menjadi perhatian," tulis Stephane ekolo, chief European strategist  di Pasar Sekuritas di London,  dalam pesannya. "Ingat,  pasar telah mengalami jalan baik. Itu adalah normal untuk jeda sedikit."

Volume saham berpindah tangan di perusahaan yang terdaftar di Stoxx 600 mencapai 24%  lebih besar dari rata-rata 30 hari terakhir, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Martin Sihombing
Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper