Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUMN IPO 2013: Dahlan Pastikan Hanya Semen Baturaja

BISNIS.COM, JAKARTA--Menteri BUMN Dahlan Iskan memastikan jumlah perusahaan milik negara yang melakukan penawaran saham perdana pada 2013 hanya satu yaitu PT Semen Baturaja."Kalau IPO hanya terealisasi satu perusahaan, tidak apa-apa. Selain itu (Baturaja)
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 12 Juni 2013  |  17:17 WIB
BUMN IPO 2013: Dahlan Pastikan Hanya Semen Baturaja
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA--Menteri BUMN Dahlan Iskan memastikan jumlah perusahaan milik negara yang melakukan penawaran saham perdana pada 2013 hanya satu yaitu PT Semen Baturaja.

"Kalau IPO hanya terealisasi satu perusahaan, tidak apa-apa. Selain itu (Baturaja) sepertinya tidak ada lagi yang IPO tahun ini," kata Dahlan usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Gedung MPR/DPR-RI, di Jakarta, Rabu (12/6).

Menurutnya,  selain harus menunggu momentum pasar saham, pelaksanaan IPO juga butuh proses yang sangat panjang sehingga membutuhkan energi yang tidak sedikit.

Meski demikian,  di amengutarakan  BUMN tetap akan mengajukan sejumlah nama untuk IPO karena merupakan bagian dari aksi korporasi dalam mencari pendanaan untuk keperluan investasi.

"Kalau IPO sudah dijajaki tetapi kemudian tidak mendapat persetujuan dari DPR, tentu bisa dilakukan melalui alternatif lain, seperti menerbitkan obligasi," ujar Dahlan.

Semen Baturaja akan mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 Juni 2013 dengan harga perdana sebesar Rp560 per lembar.

Jumlah saham Baturaja yang dilepas kepada publik sekitar 23,76 persen dari modal disetor atau sebesar 2,337 miliar lembar. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Dahlan Iskan bumn ipo semen baturaja

Sumber : Newswire

Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top