Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BURSA NEW YORK: Ekonom Prediksi Fed Pangkas Pangkas Stimulus, Saham AS Jatuh

BISNIS.COM, NEW YORK-Saham Amerika Serikat jatuh, setelah kemarin Standard & Poor’s 500 Index reli dari level rendah dalam 3 pekan terakhir, karena ekonom memprediksi Federal Reserve akan memangkas stimulus segera pada September.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 05 Juni 2013  |  03:20 WIB
BURSA NEW YORK: Ekonom Prediksi Fed Pangkas Pangkas Stimulus, Saham AS Jatuh

BISNIS.COM, NEW YORK-Saham Amerika Serikat jatuh, setelah kemarin Standard & Poor’s 500 Index reli dari level rendah dalam 3 pekan terakhir, karena ekonom memprediksi Federal Reserve akan memangkas stimulus segera pada September.

Exxon Mobil Corp. dan Chevron Corp. merosot 0,9% karena produsen energi melorot. Salesforce.com (CRM) Inc. anjlok 7,4% setelah menyatakan akan membeli ExactTarget Inc. Dollar General Corp. Turun 7,6% setelah memangkas proyeksi pendapatan tahunannya yang paling tinggi.

General Motors Co. (GM) hanya melaju 1,2 karena S&P menyatakan bahwa pabrikan ini akan mengganti H.J. Heinz Co. dalam pengukuran ekuitas standard. Microchip Technology Inc. bertumbuh 5,6% karena penjualannya naik 9% dalam 2 bulan terakhir.

S&P 500 Index jatuh 0,5% ke level 1.631 pada pukul 15.31 di New York, menghapus keuntungan sebelumnya yang mencapai 0,4%. Adapun Dow Jones Industrial Average berjangka turun 83,70 points, atau 0,6% menjadi 15.170,33.  Perdagangan saham perusahaan S&P 500 saat ini 7,9% di bawah level rata-rata 30-hari terakhir.

"Kami pasti berpikir bahwa ekuitas akan menjadi lebih mudah menguap dengan semua pembicaraan tentang Fed yang meruncing," kata David Lafferty, ahli strategi investasi pada Natixis global Asset Management di Boston, yang mengelola sekitar $ 785.000.000.000, dalam sebuah wawancara telepon. "Anda dapat melihat bahwa volatilitas di pasar di hari terakhir."

Indeks acuan saham turun setelah ekonom Goldman Sachs Group Inc dan Deutsche Bank AG memicu peningkatan kehawatiran investor terhadap waktu Fed untuk memangkas stimulus. Mereka mengatakan bank sentral AS itu bisa mulai program pengurangan pembelian obligasi musim panas ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham as general motors s&p microchip technology inc. exxon mobil corp.
Editor : Fatkhul Maskur

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top