EMITEN KONSTRUKSI: Laba Bersih Nusa Konstruksi Naik 250%

Ringkang Gumiwang | 30 April 2013 20:44 WIB
BISNIS.COM, JAKARTA—Emiten konstruksi swasta, PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mencatatkan kenaikan laba bersih 250% menjadi Rp18,04 miliar sepanjang kuartal I/2013, dari periode yang sama tahun lalu Rp5,16 miliar.
 
“Pertumbuhan laba bersih sebesar 250%, menunjukkan keberlanjutan pertumbuhan laba bersih yang solid. Kami harap target laba bersih tahun ini setidaknya dapat melebihi capaian tahun lalu” ujar Djohan Halim, Sekretaris Korporat Nusa Konstruksi, dalam rilisnya, Selasa (30/4/2013).
 
Capaian laba bersih tersebut ditopang dari kenaikan pendapatan usaha 28% menjadi rp314,79 miliar, dari periode yang sama tahun lalu Rp245,51 miliar. Adapun margin bersih perseroan sebesar 5,73%.
 
Beban pokok pendapatan perseroan tercatat Rp278,03 miliar, naik 27,65% dari periode yang sama Rp217,8 miliar. Alhasil, laba kotor perseroan naik 33% menjadi Rp36,76 miliar.
 
Sementara itu, beban usaha perseroan tercatat Rp21,46 miliar, naik 21,1%. Sehingga, laba usaha perseroan menjadi Rp15,32 miliar, naik 62%.
 
Selama kuartal I/2013, Nusa Konstruksi menyelesaikan sejumlah proyek utama penyumbang pertumbuhan pendapatan dan laba.
 
Berbagai proyek tersebut a.l Bendungan Alopohu di Sulawesi, Anjungan Pantai Losari Makassar, dan Pasar Raya Padang.
 
Di lain sisi, hingga April 2013, Nusa Konstruksi meraih nilai kontrak baru sebesar Rp787 miliar.
 
Nilai tersebut mencerminkan 43,72% dari target nilai kontrak baru perseroan tahun ini senilai Rp1,80 triliun.
 
Proyek-proyek utama yang diraih a.l pembangunan Apartemen Satu8 di Jakarta Barat, Apartemen The Mansion di Dukuh Golf Kemayoran, Hotel Q-Mall Banjar Baru dan gedung Kedutaan Besar Prancis.   (ra)
 
 
Tag : nusa konstruksi
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top