Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yield Obligasi AS Merosot Seiring Dengan Penurunan PDB

BISNIS.COM, SINGAPURA—Obligasi Amerika Serikat mengalami penurunan bertepatan dengan dirilisnya laporan PDB AS pada minggu ini yang menunjukkan adanya peningkatan angka lapangan pekerjaan, sementara pertumbuhan di sektor manufaktur stagnan pada
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 29 April 2013  |  19:13 WIB

BISNIS.COM, SINGAPURA—Obligasi Amerika Serikat mengalami penurunan bertepatan dengan dirilisnya laporan PDB AS pada minggu ini yang menunjukkan adanya peningkatan angka lapangan pekerjaan, sementara pertumbuhan di sektor manufaktur stagnan pada April.

Harga obligasi hampir mencapai level termahal tahun ini. Data tersebut didapat berdasarkan perhitungan berjangka 10 tahun, yang mencakup proyeksi suku bunga, pertumbuhan dan inflasi.

Yield obligasi 10 tahun menurun sebesar 5 basis poin pada 26 April. Penurunan tersebut adalah yang terbesar dalam 2 minggu terakhir, setelah laporan pertumbuhan menunjukkan perekonomian AS tidak mencapai angka pertumbuhan yang diperkirakan oleh para ekonom.

 “Ini adalah minggu yang penting bagi data-data, diakhiri dengan daftar upah pada Jumat (26/4/2013),” ujar Craig Collins, Direktur Perdagangan Tarif dari Bank of Montreal di London. “Obligasi masih meningkat, mendekati yield terrendah yang diperkirakan minggu lalu.”

Berdasarkan data Bloomberg Bond Trader, yield 10-tahun mencapai level 1,67% pada Minggu (28/4/2013) pukul 7.08 waktu New York. Yield merosot 1,64% pada 23 April, dan merupakan penurunan paling sedikit sejak 12 Desember

 Yield rata-rata hingga jatuh tempo pada Bank of America Merrill Lynch Global Broad Market Sovereign Plus Index menurun hingga 2,34% minggu lalu dari 3,28% pada 5 tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi bank of america merrill lynch global broad market sovereign plus index

Sumber : Bloomberg

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top