Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Minyak AS Naik Tipis

BISNIS.COM, NEW YORK-- Harga minyak AS naik tipis pada Selasa (Rabu pagi WIB), meskipun indikator ekonomi Eropa lemah dan ada kekhawatiran bahwa penutupan jaringan pipa di Arkansas dapat menyebabkan kelebihan pasokan minyak AS meningkat. Kontrak berjangka

BISNIS.COM, NEW YORK-- Harga minyak AS naik tipis pada Selasa (Rabu pagi WIB), meskipun indikator ekonomi Eropa lemah dan ada kekhawatiran bahwa penutupan jaringan pipa di Arkansas dapat menyebabkan kelebihan pasokan minyak AS meningkat.

Kontrak berjangka minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei di New York Mercantile Exchange (NYMEX) naik 12 sen menjadi ditutup pada US$97,19  per barel.

Namun patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Mei turun 39 sen menjadi menetap di US$110,69  per barel, Serangkaian data ekonomi lemah terbaru dari Eropa membebani pasar, kata para analis.

Angka pengangguran zona euro berlari pada rekor 12%  pada Februari, data resmi menunjukkan Selasa, dengan lebih dari 19 juta orang keluar dari pekerjaan.

Aktivitas manufaktur zona euro terus mengalami kontraksi. Indeks Pembelian Manajer (IPM) Manufaktur zona euro yang dirilis lembaga riset Markit jatuh menjadi 46,8 poin pada Maret, berkurang dari 47,9 yang sudah lemah pada Februari.

Sementara data ekonomi AS hari terakhir bervariasi. Indeks manufaktur ISM yang dirilis Senin, jatuh menjadi 51,3 pada Maret dari 54,2 pada Februari, menunjukkan pertumbuhan lebih lambat di sektor ini.

Di sisi positif, Departemen Perdagangan pada Selasa melaporkan bahwa pesanan baru untuk barang-barang manufaktur meningkat sebesar 3,0%  pada Februari.

"Ada sedikit negatif. Tidak banyak, tetapi sedikit," kata Dominick Chirichella, analis minyak di Energy Institute.

Pasar juga mempertimbangkan berita tentang jaringan pipa Pegasus, mengalirkan 95.000 barel per hari, yang telah turun sejak pecah pada Jumat lalu. Penutupan jaringan pipa tersebut diperkirakan akan menyebabkan persediaan minyak meningkat di pusat minyak AS, seperti di Cushing, Oklahoma.

Pegasus "mungkin akan tetap turun selama lebih dari beberapa hari," Chirichella memprediksi.

Andy Lebow, wakil presiden senior energi berjangka di Jefferies Bache, mengatakan tingkat harga minyak baru-baru ini tidak mengherankan mengingat reli dalam beberapa minggu terakhir. (msb)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Martin Sihombing
Editor : Others
Sumber : Antara/AFP/Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper