Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUSPENSI MATAHARI: Sejak Sesi II, Suspensi Dicabut Di Pasar Negosiasi

BISNIS.COM, JAKARTA-Otoritas bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Matahari Department Store Tbk di pasar negosiasi terhitung sejak sesi II perdagangan hari ini, Senin (25/3/2013).Kepala Divisi Penlaian
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 25 Maret 2013  |  14:35 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-Otoritas bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Matahari Department Store Tbk di pasar negosiasi terhitung sejak sesi II perdagangan hari ini, Senin (25/3/2013).

Kepala Divisi Penlaian Perusahaan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum mengatakan pencabutan suspensi dilakukan setelah mempertimbangkan penjelasan perseroan terhadap permintaan penjelasan BEI.

"BEI menghimbau agar setiap pihak yang berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan," katanya dalam surat pengumuman.

Pada akhir pekan lalu, otoritas bursa mensuspensi perdagangan emiten berkode LPPF itu atas permintaan manajemen perseroan.

Sebelumnya pada 20 Maret 2013, manajemen perseroan melayangkan dua buah surat kepada otoritas bursa yang mana satu surat menyatakan perihal informasi rencana stabilisasi harga yang akan dilakukan oleh perseroan.

Satu surat lainnya meminta kepada otoritas bursa untuk mensuspensi saham perseroan di lantai bursa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suspensi matahari department store lppf

Sumber : Achmad Aris

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top