Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA EMITEN: Unilever Indonesia raup pendapatan Rp25 triliun

BEKASI - Emiten barang-barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk memperoleh pendapatan sekitar Rp25 triliun pada 2012 atau tumbuh 6,3% dibandingkan dengan realisasi pendapatan 2011 sebesar Rp23,5 triliun.
- Bisnis.com 30 Januari 2013  |  17:18 WIB

BEKASI - Emiten barang-barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk memperoleh pendapatan sekitar Rp25 triliun pada 2012 atau tumbuh 6,3% dibandingkan dengan realisasi pendapatan 2011 sebesar Rp23,5 triliun.

 
Snowerdi Sumardi, General Manager Manufacturing Skin and Deo PT Unilever Indonesia Tbk, menuturkan produk peralatan tubuh (personal care) berkontribusi lebih dari 50% terhadap total pendapatan.
 
Sementara itu, penjualan produk lainnya disumbang dari produk peralatan rumah tangga (home care) serta makanan.
 
"Kami optimistis kontribusi produk perawatan tubuh terus meningkat karena tingginya kebutuhan konsumen," ujarnya di sela-sela acara kunjungan ke pabrik produk perawatan kulit dan deodoran di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1).
 
Dengan pendapatan sebesar itu, Unilever Indonesia tercatat duduk di peringkat ke-6 perusahaan yang memperoleh pendapatan terbesar dari perusahaan yang berada di grup tersebut.
 
Adapun peringkat pertama diisi oleh Unilever di Amerika Serikat, sedangkan Unilver di India berada di peringkat kedua.
 
Dia menegaskan emiten berkode saham UNVR itu menargetkan pendapatan sekitar 3 miliar euro atau setara dengan Rp37 triliun pada 2016 mendatang.
Untuk merealisasikan target itu, perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi, terutama pengembangan produk dan menggenjot ekspor.
 
Saat ini, porsi ekspor produk perawatan tubuh dinilai masih kecil sekitar 5%. Unilever Indonesia berharap mampu meningkatkan kontribusi ekspor. 
(Faa)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top