Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SAHAM INDOSAT: Kabarnya, MNC Kuasai 60%

JAKARTA--Beredar kabar MNC Group menguasai saham PT Indosat, Tbk hingga 60% dari Qtel.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Januari 2013  |  16:38 WIB

JAKARTA--Beredar kabar MNC Group menguasai saham PT Indosat, Tbk hingga 60% dari Qtel.

 

Isyu itu bertiup ke pelaku pasar setelah membaca http://en.wikipedia.org/wiki/indosat.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Bisnis bahwa isyu MNC membeli saham Indosat hanya hoax yang sengaja dihembuskan untuk mendorong harga saham Indosat dengan kode ISAT naik.
 

Pihak MNC belum menanggapi isyu yang beredar tersebut. Pihak Indosat sendiri juga tidak mengomentari hal itu.
 

"Kami belum mendapat informasi tersebut. Yang pasti link wikipedia.org itu sudah beredar," kata seorang eksekutif di lingkungan Indosat, Rabu (30/1/2013).
 

Menurut sumber, MNC Group akan masuk ke telekomunikasi dengan membeli saham salah satu operator selular di Indonesia.
 

Namun, belum diketahui nama perusahaan yang tengah dalam proses negosiasi itu.
 

MNC akan menggarap bisnis telekomunikasi yang berbasis data sehingga masyarakat akan menikmati biaya koneksi internet dengan harga murah.
 

"Mungkin rencana ekspansi tersebut dicium oleh Indosat, sehingga ada pihak yang memainkan isyu tersebut," kata sebuah sumber.
 

Benar tidaknya Hary Tanoesoedibjo akan menguasai perusahaan selular di Indonesia ini bisa jadi serius setelah sebelumnya dia mengincar perusahaan media milik kelompok Bakrie.
 

Bakrie sendiri juga memiliki usaha di bidang telekomunikasi PT Bakrie Telecom, Tbk. Tapi belum jelas apakah MNC ingin membeli aset Bakrie dibidang telekomunikasi itu.

 

Orang Bakrie yang hengkang ke Indosat adalah Erik Meijer yang kini menjadi CEO eks BUMN tersebut. (K46) (Foto: cempaka-construction.blogspot.com)

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M Noor Korompot

Editor : Wiwiek Dwi Endah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top