Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEMEN BATURAJA: Rencana IPO Dibahas 4 Februari Di Komisi XI DPR

JAKARTA: Pembahasan rencana penawaran saham perdana PT Semen Baturaja akan dilakukan di Komisi XI DPR pada Senin, 4 Februari 2013.
- Bisnis.com 27 Januari 2013  |  12:07 WIB

JAKARTA: Pembahasan rencana penawaran saham perdana PT Semen Baturaja akan dilakukan di Komisi XI DPR pada Senin, 4 Februari 2013.

“Kami akan melakukan pembahasan lagi. Semoga dapat terealisasi secepat mungkin,” tutur Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Aziz kepada Bisnis, Minggu (27/1/2013).


Pemerintah belum mengizinkan sejumlah BUMN untuk go public tahun ini. Namun, rencana IPO BUMN yang bergerak di sektor industri semen tersebut menjadi pengecualian karena pembahasan telah dilakukan sejak 2 tahun lalu.


Rencana penawaran saham perdana Semen Baturaja terpaksa molor. Padahal sebelumnya, Semen Baturaja dan Kementerian BUMN berkeinginan agar penawaran saham perdana bisa dilakukan pada Februari tersebut.


Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Achiran Pandu Djajanto menuturkan dalam rapat sebelumnya, DPR belum menyetujui rencana IPO salah satu anak perusahaan BUMN tersebut.


Menurutnya, langkah IPO PT Semen Baturaja ini memang harus mendapat persetujuan dari DPR. Setelah itu, nanti pemerintah akan melanjutkan dengan pembuatan Peraturan Pemerintah (PP).


Dalam rencana IPO tersebut, Semen Baturaja diperkirakan akan menggunakan buku laporan keuangan Desember 2012. Hal itu berarti IPO tersebut baru bisa berjalan pada 6 bulan kemudian. “Artinya, Semen Baturaja dapat IPO pada kuartal II tahun ini,” ujarnya.


Bila IPO ini berhasil, maka Semen Baturaja merupakan satu-satunya BUMN yang go public pada tahun ini.


Sebelumnya, Komite Privatisasi memutuskan tidak memasukkan PT Pegadaian (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero) dalam rencana BUMN masuk bursa saham. Semen Baturaja direncanakan melepas kepemilikan saham maksimal 35%, dengan target dana yang dihimpun sekitar Rp1 triliun.


Perseroan menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi (underwriter).


Pada 12 Desember 2012, rapat privatisasi Semen Baturaja dengan Komisi XI DPR RI terpaksa ditunda karena tidak dihadiri Menteri BUMN Dahlan Iskan.


Saat itu Dahlan mendampingi kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11—13 Desember 2012 ke Madiun dan Denpasar, sehingga dia tidak bisa hadir dalam rapat tersebut.


Akhirnya, Komisi XI DPR tidak menyetujui rencana privatisasi Semen Baturaja pada rapat 14 Desember 2012. Hal itu disebabkan persiapan rencana privatisasi terlalu terburu-buru. (bas)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top