Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TV HOME SHOPPING: MNC Shop diluncurkan

JAKARTA--PT. Global Mediacom Tbk dan GS Home Shopping Inc meluncurkan MNC Shop, TV Home Shopping pertama di Indonesia dengan bentuk kerja sama joint venture.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  21:44 WIB

JAKARTA--PT. Global Mediacom Tbk dan GS Home Shopping Inc meluncurkan MNC Shop, TV Home Shopping pertama di Indonesia dengan bentuk kerja sama joint venture.

CEO MNC Shop Reino Barack mengungkapkan untuk membuat MNC Shop, pihaknya mengucurkan belanja modal (capital expenditure) Rp80 miliar. Adapun porsi belanja modal berasal dari 60% MNC Shop dan 40% GS Home Shopping.

Saat ini, MNC Shop memiliki sekitar 40 jenis produk dari 20 vendor dengan ekspektasi incoming call per hari mencapai 800 hingga 1000. 

MNC Shop tayang selama 24 jam di Channel 88 Indovision, Top TV, dan Oke Vision. MNC Shop menawarkan beberapa produk barang dan jasa dalam beberapa kategori di antaranya perlengkapan dapur, perlengkapan rumah, kecantikan, olahraga, dan elektronik.

MNC Shop melayani transaksi untuk delapan kota di Indonesia yakni Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Lampung, dan Makassar masing-masing kota telah memiliki Regional Distribution Center. 

Reino mengungkapkan meski pasar e-commerce Indonesia diprediksi mengalami peningkatan pertumbuhan pada 2013, penetrasi pengguna internet Indonesia masih kecil.

"Kami memilih platform utama melalui televisi. Indonesia adalah negara kedua setelah Brasil dengan rata-rata penduduk menghabiskan waktu di depan televisi terlama, yakni selama 5 jam," ungkap Reino di sela-sela jumpa media peluncuran MNC Shop, Senin (10/12/2012).

Reino menjelaskan masyarakat Indonesia juga masih lebih banyak yang melakukan pembelian melalui call center (telemarketing).

Selain itu, menurut Reino, para pengiklan juga masih lebih banyak beriklan di televisi yakni sebanyak 70%, sementara porsi iklan media massa cetak, internet, dan media massa lainnya hanya 30%.

Sebelumnya, MNC Shop telah beroperasi sejak 5 Agustus. Pada kali pertama MNC Shop tayang, Reino mengaku pihaknya hanya menargetkan incoming call sebanyak 300. Kenyataannya, incoming call mencapai 2.000.

Chief Financial Officer MNC Shop Yuli Susiyanto menjelaskan sejak 5 Agustus hingga Desember, nilai transaksi MNC Shop sudah mencapai Rp 20 miliar hingga Rp25 miliar. Sepanjang 2012, kategori yang paling banyak berkontribusi untuk nilai transaksi MNC Shop adalah perlengkapan dapur sebanyak 70%.

"Pada 2013, kami menargetkan nilai transaksi selama 1 tahun mencapai Rp300 miliar dengan ekspektasi incoming call traffic mencapai 1.000 hingga 1.500 per hari," kata Yuli kepada Bisnis.

Selain itu, Yuli juga mengungkapkan pada 2013 pihaknya akan menganggarkan belanja modal sebesar US$3,5 juta untuk membangun studio, belanja perlengkapan kantor, dan sumber daya manusia.

Lebih lanjut, Yuli mengatakan bisnis TV home shopping ini tidak harus menunggu lama untuk balik modal. Yuli memperkirakan MNC Shop sudah mampu balik modal hanya dalam 3 tahun dan pada tahun ke-5, yakni 2017, MNC Shop diproyeksikan akan melakukan IPO.

Pada 2013 pula, Yuli menargetkan RDC akan bertambah dua kali lipat menjadi 17 RDC. "Dalam 5 tahun, kami optimistis mencapai pendapatan sebesr US$10 juta," pungkas Reino. (chicmagz.com) (msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Febriany D.A. Putri

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top