Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA EMITEN: Merugi selisih kurs, laba MNC Skyvision anjlok 83%

JAKARTA: Penyedia layanan televisi berlangganan PT MNC Skyvision Tbk mencatatkan penurunan laba bersih hingga 83% pada semester I tahun ini.Dalam keterangan tertulisnya disebutkan bahwa sepanjang 6 bulan pertama tahun ini perseroan membukukan laba bersih
Erly Rusiawati
Erly Rusiawati - Bisnis.com 22 Juli 2012  |  13:47 WIB

JAKARTA: Penyedia layanan televisi berlangganan PT MNC Skyvision Tbk mencatatkan penurunan laba bersih hingga 83% pada semester I tahun ini.Dalam keterangan tertulisnya disebutkan bahwa sepanjang 6 bulan pertama tahun ini perseroan membukukan laba bersih senilai Rp17 miliar, sedangkan di periode yang sama tahun lalu mencapai Rp83 miliar.Direktur Utama MNC Skyvision Rudy Tanoesoedibjo menyebut anjloknya laba bersih perseroan disebabkan rugi selisih kurs yang belum terealisasi."Penurunan disebabkan adanya unrealized exchange loss sebesar Rp89 miliar pada semester I 2012. Adapun periode yang sama tahun lalu perseroan membukukan unrealized foreign exchange gain sebesar Rp81 miliar," jelasnya, Jumat (21/2).Rudi menjelaskan rugi selisih kurs tersebut disebabkan translasi atas kewajiban pinjaman oblihasi MNC Skyvision. Obligasi tersebut bernilai US$165 juta dan akan jatuh tempo 2015.Penurunan laba bersih tersebut berbanding terbalik dengan raihan pendapatan perseroan yang meningkat 36%, dari Rp814 miliar per Juni 2011 menjadi Rp1,1 triliun di periode yang sama tahun ini. Pertumbuhan pendapatan merupakan imbas dari peningkatan jumlah pelanggan perseroan."Peningkatan pendapatan ini disebabkan meningkatnya jumlah pelanggan dari 1 juta pelanggan pada semester I tahun lalu menjadi 1,4 juta pelanggan per Juni tahun ini," jelasnya.Perseroan mengklaim penambahan jumlah pelanggan tersebut jauh di atas target yang dipatok manajemen. Sepanjang 6 bulan pertama tahun ini MNC Skyvision berhasil merangkul 248.000 pelanggan baru, setara dengan 132% target yang dipatok perseroan sebanyak 187.700 pelanggan baru.Peningkatan jumlah pelanggan turut mendongkrak laba usaha perseroan. Per Juni 2012, emiten berkode saham MSKY tersebut membukukan laba usaha senilai Rp236 miliar, tumbuh 40% dibandingkan dengan raihan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp169 miliar.Adapun untuk pos EBITDA perseroan membukukan raihan sebesar Rp461 miliar, tumbuh 35% dibandingkan dengan posisi Juni 2011 sebesar Rp342 miliar. Raihan tersebut setara dengan 46,1% target EBITDA yang dipatok perseroan di akhir tahun sebesar Rp1 triliun. (faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top