Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSI KORPORASI: Zebra Nusantara akuisisi perusahaan CNG

JAKARTA: Emiten transportasi PT Zebra Nusantara Tbk akan mengakuisisi sebuah perusahaan distribusi gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG) yang ditargetkan rampung Agustus sebagai langkah peralihan bisnis.Perwakilan direksi Zebra Nusantara
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 21 Mei 2012  |  09:25 WIB

JAKARTA: Emiten transportasi PT Zebra Nusantara Tbk akan mengakuisisi sebuah perusahaan distribusi gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG) yang ditargetkan rampung Agustus sebagai langkah peralihan bisnis.Perwakilan direksi Zebra Nusantara Jopie Widjaja mengatakan besaran nilai akuisisi tersebut dan nama perusahaan yang menjadi target pembelian belum dapat diinformasikan mengingat masih dalam kalkulasi dan negosiasi. Dia mengatakan akuisisi tersebut adalah upaya untuk meningkatkan kontribusi dari lini bisnis perseroan bidang energi khususnya CNG melalui anak usahanya, PT Zebra Energi, yang akan mendominasi pendapatan perseroan dari sebelumnya jasa transportasi. Saat ini, katanya, perseroan akan memperbesar bisnis CNG tersebut mengingat lini bisnis utama yang digeluti yakni transportasi (taksi Zebra di Surabaya) belum bisa berkembang di tengah ketatnya persaingan industri.

“Ada satu perusahaan distribusi CNG yang akan dibeli, targetnya dalam 3 bulan ke depan,” katanya kemarin, 20 Mei 2012.

Jopie adalah pemilik dari PT Infiniti Wahana, pemilik 21,39% saham Zebra Nusantara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham ZBRA.

Pemegang saham lain per akhir tahun lalu a.l Beautex Offshore Incorporation (35,08%), Day Spring Ventures Inc (17,84%), HSBC PV BK (Suisse) 9,91%, dan publik 15,78%. Dia mengatakan setelah rampung akuisisi laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (earning before interest, taxes, depreciation, and amortization/EBITDA) perseroan diharapkan menjadi Rp100 miliar. Tahun lalu, pendapatan perseroan turun menjadi Rp19,85 miliar dari 2010 Rp23,18 miliar dengan rugi bersih Rp8,95 miliar turun dari rugi bersih 2010 Rp9,03 miliar. Jopie menegaskan perseroan belum akan menjajaki bisnis produsen minyak dan gas bumi atau pun pertambangan mengingat bisnis tersebut membutuhkan keahlian dan infrastuktur memadai.Oleh karena itu saat ini konsentrasi bisnis diarahkan untuk mengembangkan Zebra Energi yang focus pada CNG.Zebra Energi adalah anak usaha perseroan yang bergerak di bidang CNG di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Gas alam terkompresi atau dikenal sebagai bahan bakar gas (BBG)  ini sebetulnya merupakan bahan bakar selain bensin atau solar. Bahan bakar ini dianggap lebih ‘bersih’ bila dibandingkan dengan dua bahan bakar minyak karena emisi gas buangnya yang ramah lingkungan. Kontrak baru

Dia mengatakan saat ini Zebra Energi dalam proses penyelesaian kontrak usaha di bidang CNG di antaranya perdagangan di Surabaya dan sekitarnya dengan volume 850 mmbtu per hari. Bandingkan dengan perdagangan CNG di Jakarta dan sekitarnya dengan volume 235 mmbtu per hari. Selain itu, anak usaha tersebut juga menjalankan bisnis penyewaan dengan memiliki lima unit kompresor CNG dan penyewaan unit canister (pengangkut CNG). “Perseroan memastikan pengembangan usaha yang saat ini sedang dilakukan tersebut pada dasarnya tidak memerlukan investasi yang besar,” katanya. Dia mengatakan perseroan menggunakan sebagian besar peralatan dan sumber daya yang telah dimiliki. Pekerjaan persiapan dan investasi yang akan dilakukan diperkirakan terlaksana dalam waktu antara 3 bulan—4 bulan.

Dia mengatakan pada awalnya Zebra Energi merupakan distributor gas untuk konsumsi internal dari bisnis taksi perseroan yang sejak 20 tahun lalu menggunakan BBG. Selanjutnya menjadi distributor PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan kini melebarkan ke industri.(mmh)

 

BERITA MARKET PILIHAN REDAKSI:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top