KINERJA EMITEN: Laba Kresna Sekuritas tembus Rp40 miliar

JAKARTA: PT Kresna Graha Sekurindo Tbk (Kresna Sekuritas) membukukan pertumbuhan laba sebesar hampir tiga kali lipat sepanjang kuartal I/2012 atau hampir Rp40 miliar.Michael Steven, Presiden Direktur Kresna Sekuritas, mengatakan pada tahun lalu pihaknya
Aurelia Nelly
Aurelia Nelly - Bisnis.com 16 April 2012  |  17:17 WIB

JAKARTA: PT Kresna Graha Sekurindo Tbk (Kresna Sekuritas) membukukan pertumbuhan laba sebesar hampir tiga kali lipat sepanjang kuartal I/2012 atau hampir Rp40 miliar.Michael Steven, Presiden Direktur Kresna Sekuritas, mengatakan pada tahun lalu pihaknya membukukan laba sebesar Rp13 miliar. Angka tersebut, ujarnya, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya karena kondisi pasar.Namun begitu, ujarnya, total laba yang dibukukan oleh perseroan pada kuartal I tahun ini tumbuh hampir tiga kali lipat dibandingkan posisi Desember 2011 (year to date/ytd). Menurut dia, kondisi pasar pada awal tahun ini turut mendorong pihaknya membukukan lonjakan laba yang cukup tinggi.“Laba kuartal I tahun ini bisa naik tinggi karena kondisi portofolio yang cukup bagus. Laba 2011 agak sedikit turun karena kami memerlukan banyak biaya untuk melakukan ekspansi. Harusnya tahun ini naiknya banyak,” ujarnya, hari ini.Adapun total dana kelolaan yang dihimpun oleh perseroan sampai dengan akhir kuartal I/2012 sebesar Rp1,5 triliun - Rp2 triliun.Pada tahun ini, pihaknya berencana menyelenggarakan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) untuk lima perusahaan yang bergerak di berbagai sektor pada tahun ini.Pada semester pertama, ujarnya, Kresna Sekuritas akan menjamin emisi pelaksanaan IPO PT Supra Boga Lestari (induk jaringan ritel Ranch Market) dan PT Asuransi Mitra Maparya (perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kerugian). Adapun IPO tiga perusahaan lainnya akan dilaksanakan pada semester II/2012.“Tiga perusahaan tersebut masing-masing bergerak di bidang properti, otomatif, dan pertambangan. Akhir bulan ini akan due dilligen untuk yang Ranch Market dengan rencana IPO pada Mei. Kalau IPO Asuransi Mitra Maparya pada Juni,” ujarnya.Michael menargetkan emisi senilai Rp200 miliar – Rp300 miliar untuk masing-masing IPO tersebut.Dia menyebutkan kondisi pasar pada akhir tahun lalu kurang bagus sehingga pihaknya memutuskan memundurkan jadwal pelaksanaan IPO Asuransi Mitra Maparya dari jadwal semula pada akhir tahun lalu menjadi Juni 2012.“Saya optimistis karena kondisi pasar sekarang sedang bagus. Tadinya kan mau tahun lalu, tetapi pasar tahun lalu jelek sehingga pelaksanaan IPO-nya diundur,” ujarnya. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top