Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TREN HARGA EMAS: Euro melemah terhadap dolar AS, harga emas diprediksi turun

NEW YORK: Harga emas diprediksi akan turun untuk hari ketiga yang dipicu oleh penurunan peringkat kredit Yunani oleh Standard & Poor, melemahnya euro terhadap dolar AS dan penurunan permintaan terhadap investasi alternatif.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Februari 2012  |  09:49 WIB

NEW YORK: Harga emas diprediksi akan turun untuk hari ketiga yang dipicu oleh penurunan peringkat kredit Yunani oleh Standard & Poor, melemahnya euro terhadap dolar AS dan penurunan permintaan terhadap investasi alternatif.

 

Harga spot emas sedikit berubah menjadi US$1.767,97 per ounce pada pukul 9.32 waktu Singapura, setelah turun 0,3% kemarin menyusul melemahnya euro 0,4% terhadap greenback. Bullion sudah naik 1,7% sepanjang Februari dan menyentuh US$1.787,55 pada 23 Februari, level tertinggi sejak 14 November.

 

“Emas sedang berkonsolidasi untuk meraih keuntungan, bergerak menuju level tertinggi di masa lalu, US$1.800, tetapi saat ini tidak terlihat kea rah itu karena adanya sentimen pasar,” kata Wang Xiaoli, kepala strategi investasi di Citic Futures.Co.

 

Dia melanjutkan,”Emas terjebak dalam kondisi menguatnya dolar AS dan krisis utang yang saat ini sedang melanda kawasan Euro.” Harga emas menguat 13% sepanjang tahun ini.(Bloomberg/yus)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top