Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aksi jual bersih rontokkan IHSG

 
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 23 November 2011  |  17:53 WIB

 

JAKARTA: Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi hari ini setelah pada sesi sore aksi jual bersih investor asing masih mendorong terjadinya penurunan.
 
Data perdagangan menunjukkan indeks turun 48 poin atau 1,3% ke 3.687 setelah sempat bergerak di kisaran 3.665--3.734.
 
Jual bersih investor asing dibukukan sebesar Rp346,09 miliar dari total transaksi harian yang jumlahnya di bawah rerata, sebesar Rp2,41 triliun atas 2,55 miliar saham.
 
Penurunan terjadi pada semua sektor, yang masih dibebani sektor keuangan yang turun 1,64% dan tambang 1,71%.
 
Indeks Bisnis-27 juga mengalami penurunan sebesar 5 poin atai 1,58% ke 316 setelah sebelumnya sempat bergerak di kisaran 314--321.
 
Dari kawasan Asia, mayoritas indeks saham bergerak negatif. Hang Seng di Hong Kong turun 2,12% ke 17.864, Kospi di Korea Selatan turun 2,36% ke 1.783, dan S&P/ASX koreksi 1,98% ke 4.051.
 
Sensex 30 di India turun 2,34% ke 15.688, Straits Times di Singapura turun 1,5% ke 2.676, KLCI di Malaysia turun 0,34% ke 1.433, dan MSCI Asia Apex 50 turun 2,48% ke 712.
 
Nilai tukar rupiah masih turun 60 poin atau 0,66% ke Rp9.150 setiap dolar AS. (arh)
 
>> Saham yang koreksinya paling membebani indeks:
PT Astra International Tbk sebesar 1,95% ke Rp68.000
PT Bank Mandiri Tbk sebesar 2,21% ke Rp6.650
PT Bumi Resources Tbk sebesar 4,71% ke 2.025
PT Bank Central Asia Tbk sebesar 1,28% ke Rp7.700
 
>> Saham terkuat yang paling mengangkat IHSG:
PT Unilever Indonesia Tbk sebesar 4,17% ke Rp17.500
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk sebesar 1,34% ke Rp7.550
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk sebesar 1,92% ke Rp2.650
PT Sentul City Tbk sebesar 2,08% ke Rp245
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top