Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wall Street kembali terganjal krisis Eropa

NEW YORK: Lagi-lagi krisis utang Eropa menjadi sentimen negatif yang menekan bursa Wall Street memasuki zona merahIndeks Standard & Poor's 500 kemarin ditutup terkoreksi 1,7% ke posisi 1.236,91. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 190,57
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 November 2011  |  06:10 WIB

NEW YORK: Lagi-lagi krisis utang Eropa menjadi sentimen negatif yang menekan bursa Wall Street memasuki zona merahIndeks Standard & Poor's 500 kemarin ditutup terkoreksi 1,7% ke posisi 1.236,91. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 190,57 poin, atau 1,6%, menjadi 11.905.59."Pasar dilanda kecemasan. Eropa boleh jadi menghadapi tekanan lebih besar dari dugaan orang," ujar Madelynn Matlock dari Huntington Asset Advisors di Cincinnati.Perlemahan indeks di bursa efek AS juga dipicu pernyataan Fitch Ratings yang menyebutkan krisis utang di Eropa akan berdampak terhadap perbankan di AS. Selain itu ditambah peningkatan harga minyak yang bakal menghambat pertumbuhan ekonomi.Harga saham sektor finansial memotori penurunan indeks S&P. Citigroup Inc dan Morgan Stanley mencatat penurunan harga saham 4,1%. Harga saham Dell Inc menurun 3,2% setelah produsen PC itu menyatakan kepada investor tentang kemungkinan penurunan penjualan.Harga saham Abercrombie & Fitch Co tumbang 14% karena labanya yang meleset dari estimasi. Harga saham Rambus Inc merosot 61% setelah kalah dalam perkara melawan Micron Technology Inc. (tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top