Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga karet turun di level terendah

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 November 2011  |  20:11 WIB

 

BANGKOK : Harga karet terperosok ke level terendah dalam 23 bulan. Ini dipicu krisis utang Eropa  yang mendorong imbal hasil obligasi Italia di atas 7% dan banjir Thailand yang memangkas produksi mobil.
 
Di Tokyo Commodity Exchange, harga kontrak berjangka karet pengiriman April merosot 7,3%, menetap di 252,7 yen per kilogram atau setara US$3.253 per ton, terendah sejak 14 Desember 2009. Bulan ini, harga kontrak karet telah jatuh 18%.
 
Para investor mendorong yield obligasi 10 tahun Italia ke level tertinggi. Ini terjadi setelah Perdana Menteri Silvio Berlusconi gagal meyakinkan bahwa negaranya dapat memangkas beban utang kedua terbesar di Eropa tersebut.
 
Ker Chung Yang, Analis Philip Futures Pte mengatakan krisis utang Eropa dapat meluas ke negara-negara lain, sementara banjir di Thailand telah mengganggu produksi mobil.
 
"Secara keseluruhan sentimen masih buruk," kata Yang.
 
Penurunan harga karet juga dipicu oleh banjir terburuk yang terjadi dalam hampir 70 tahun di Thailand. (Lavinda/sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top