REKOMENDASI: IHSG berpeluang menguat, saham apa yang layak jadi incaran?

JAKARTA: Indeks bursa Jakarta hari ini diperkirakan menghijau jika menggunakan patokan kondisi Eropa sebagai pemicu sentimen. Parlemen akhirnya Jerman menyetujui tambahan bail out untuk mengatasi krisis regional.
Errol Poluan
Errol Poluan - Bisnis.com 30 September 2011  |  06:48 WIB

JAKARTA: Indeks bursa Jakarta hari ini diperkirakan menghijau jika menggunakan patokan kondisi Eropa sebagai pemicu sentimen. Parlemen akhirnya Jerman menyetujui tambahan bail out untuk mengatasi krisis regional.

 
Saham emiten bidang perbankan, semen,  konsumsi, dan energi  masih menarik untuk aksi transaksi jangka pendek.
 
e-Trading Securities
 
Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi untuk melanjutkan penguatannya, tetapi perlu diperhatikan pergerakan volume yang cenderung turun, sehingga apabila terjadi penguatan akan terbatas.
 
Hari ini, indeks diperkirakan bergerak di kisaran 3.435-3.620 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BMRI, BUMI, dan INDF.
 
IHSG kemarin naik 24 poin (+0.68%) ke level 3.537.18 dengan hampir seluruh sektor mengalami kenaikan kecuali pertambangan (-0.92%) dan perdagangan (-0.02%) dengan total transaksi di bursa tercatat sebanyak 7.06 juta lot atau setara dengan Rp4.12 triliun.
 
Tercatat sebanyak 110 saham mengalami kenaikan, 93 saham mengalami penurunan, 80 saham tidak mengalami perubahan dan 170 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
 
Saham-saham yang menjadi penahan turunnya bursa kemarin a.l. ASII, BMRI, BBCA, INTP dan TLKM sementara yang menjadi pemberat bursa hari ini a.l. BUMI, SMMA, GGRM, BRMS dan BRAU.
 
Asing hari ini tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp164 milliar dengan saham-saham yang paling banyak di jual adalah BUMI, BBCA, INDF, BBRI dan INDY.
 
Rupiah sendiri hari ini diperdagangkan menguat 33 point ke level Rp8,856 per dolar AS. Secara teknikal, IHSG kemarin ditutup dengan candlestick menguat dan berada di golden area fibonacci setelah menembus level resistance-nya di 3.521.
 
Indikator stochastic masih bergerak naik sementara RSI dan MACD berpotensi melakukan golden cross di area oversold.
 
 
Panin Sekuritas
Kami perkirakan saham perbankan, semen, dan konsumsi masih menarik untuk perdagangan jangka pendek di tengah pergerakan saham sektor pertambangan yang cenderung volatile. Kami perkirakan hari ini indeks bergerak fluktuatif dengan kisaran support-resistance 3.490-3.570. Saham pilihan : BBRI, BJBR, INTP, dan PGAS.
 
Setelah sempat tertekan, akhirnya indeks dapat berbalik arah dan ditutup menguat 0,68%. Pergerakan indeks regional dibayangi oleh aksi tunggu investor akan hasil dari sidang parlemen Jerman terkait dengan skema penyelamatan krisis utang Yunani, yang dikhawatirkan menyebar ke negara Eropa lainnya, dan menganggu perekonomian dunia. 
 
Sinarmas Sekuritas
Secara teknikal, indeks hari ini cenderung bergerak mixed di kisaran 3.463-3.582. Pergerakan indeks akan mendapatkan sentimen dari hasil voting Jerman pada hari ini atas dana bantuan untuk menangani krisis utang di Yunani. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain ASII, SMGR, BBNI, dan BSDE. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yeni H. Simanjuntak & Sutarno

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top